Tomohon

Dugaan Keracunan MBG! Puluhan Siswa Tomohon Dilarikan ke RS, Polisi Ambil Sampel Makanan

72
×

Dugaan Keracunan MBG! Puluhan Siswa Tomohon Dilarikan ke RS, Polisi Ambil Sampel Makanan

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Tomohon – Puluhan siswa dari tiga sekolah menengah di Kota Tomohon mengalami keluhan mual, muntah, dan sakit perut setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (26/1/2026). Para korban segera dilarikan ke sejumlah rumah sakit oleh orang tua masing-masing, beberapa jam setelah pulang sekolah.

Korban berasal dari SMA Karitas Tomohon, SMK Negeri 1 Woloan, dan SMK Katolik St. Familia Tomohon. Sebagian besar siswa mulai merasakan gejala sekitar pukul 15.00 WITA, tak lama setelah tiba di rumah.

“Saat jam tiga pulang sekolah, anak kami langsung mengeluh sakit perut dan pusing. Jam empat kami sudah segera bawa ke rumah sakit,” ujar salah satu orang tua korban kepada Sulut1news.com, yang terlihat cemas saat mendampingi anaknya di rumah sakit.

Baca Juga:  Caroll Senduk: PBSI Tomohon Harus Lahirkan Atlet Berprestasi

Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon menjadi salah satu fasilitas kesehatan utama yang menangani korban. Petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) mengungkapkan bahwa puluhan pasien telah ditangani sejak sore hari, dengan arus pasien yang terus berdatangan hingga malam hari.

Tak hanya itu, beberapa siswa lainnya juga dirawat di RS Bethesda Tomohon, yang memperkuat dugaan bahwa insiden ini berskala luas dan melibatkan lebih dari satu lokasi pelayanan kesehatan. Banyak siswa dibawa menggunakan kendaraan pribadi, dengan orang tua yang terlihat panik menyaksikan kondisi anak-anak mereka.

POLISI AMBIL SAMPEL MAKANAN UNTUK PENYELIDIKAN

Kasat Reskrim Polresta Tomohon Iptu Royke Mantiri mengkonfirmasi bahwa pihak kepolisian menerima laporan sekitar pukul 18.30 WITA dan telah segera mengambil langkah penyelidikan. Tim penyidik telah mengumpulkan sampel makanan dari dapur penyedia MBG serta mengumpulkan data dari seluruh pasien yang terlibat.

Baca Juga:  Wagub Victor Mailangkay Dorong GM FKPPI Tomohon Jadi Motor Pemberdayaan Ekonomi dan Ketahanan Sosial

“Iya, dugaan sementara adalah keracunan. Kami sudah melakukan langkah pembuktian dengan mengambil sampel makanan dan data dari pasien yang diduga terpengaruh oleh MBG,” jelas Royke.

Pemeriksaan lebih lanjut terhadap sampel makanan dan kondisi kesehatan korban masih terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini serta mengambil langkah antisipasi agar tidak terjadi hal serupa di masa mendatang.
ELVIS