Hukum & KriminalNasional

Wakapolri Berangkatkan 1.500 Personel Perkuat Penanganan Bencana di Sumatera

2030
×

Wakapolri Berangkatkan 1.500 Personel Perkuat Penanganan Bencana di Sumatera

Sebarkan artikel ini
Wakapolri Berangkatkan 1.500 Personel Perkuat Penanganan Bencana di Sumatera

Jakarta, Sulut1news.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo memimpin apel pemberangkatan personel Polri untuk memperkuat penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Apel digelar di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri sebagai tindak lanjut arahan Kapolri terkait kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Dedi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir cepat dan efektif di tengah masyarakat saat bencana terjadi.

Apel tersebut juga menjadi lanjutan dari rangkaian apel kesiapsiagaan yang sebelumnya telah dilaksanakan Kapolri.

“Polri harus selalu siap, baik dari sisi personel maupun peralatan, agar respons terhadap bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Dedi.

Baca Juga:  Wajib Tinggalkan Pola Lama! Jaksa Agung Burhanuddin Lantik Puluhan Pejabat, Tekankan Kerja Cerdas & Anti Disinformasi

Ia menjelaskan, evaluasi penanganan bencana selama sebulan terakhir menunjukkan perlunya penambahan kekuatan di wilayah terdampak.

Atas dasar itu, Polri mengerahkan total 1.500 personel untuk mendukung penanganan pascabencana di sejumlah daerah Sumatera hingga akhir tahun.

Personel tambahan tersebut akan difokuskan ke Aceh Tamiang dan Aceh Utara, serta beberapa wilayah terdampak di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Penguatan ini direncanakan berlanjut hingga Januari–Februari 2026, menyesuaikan kondisi di lapangan.

Menurut Dedi, penambahan personel penting dilakukan karena personel organik di daerah terdampak telah bekerja hampir satu bulan penuh. Kondisi kelelahan fisik dan psikologis menjadi pertimbangan utama agar efektivitas tugas kemanusiaan tetap terjaga.

Selain personel, Polri juga mengerahkan alat berat, sarana distribusi logistik, serta dukungan penyediaan air bersih.

Baca Juga:  Cara Cerdas Jalankan Program Makan Bergizi: Nanik S Deyang Pilih Optimalkan Fasilitas Ada Daripada Bangun Baru

Kapolri memberi perhatian khusus pada percepatan pengerahan alat berat dan pembangunan sumur bor, terutama di wilayah pengungsian.

Polri juga memprioritaskan layanan kesehatan, termasuk penyediaan obat-obatan, tenaga medis, serta kebutuhan kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu.

Usai apel, Wakapolri dijadwalkan meninjau langsung Medan, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, dan Agam untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi secara optimal. (*)