Sulut

Wagub Victor Mailangkay Tantang Lulusan Unsrat: Jangan Cari Peluang, Tapi Ciptakan Peluang!

111
×

Wagub Victor Mailangkay Tantang Lulusan Unsrat: Jangan Cari Peluang, Tapi Ciptakan Peluang!

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado – Ribuan lulusan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) melepas masa studi mereka dengan bekal pesan penting: siap beradaptasi, berpikir kritis, dan berani menciptakan peluang di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Wakil Gubernur Victor Mailangkay, dalam acara upacara wisuda di Auditorium Unsrat, Senin (20/4/2026).

Tantangan Zaman: Adaptasi dan Inovasi Adalah Kunci

Victor Mailangkay menegaskan bahwa dunia saat ini bergerak sangat dinamis, ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi dan persaingan yang terbuka. Oleh karena itu, lulusan Unsrat tidak boleh bersikap pasif.

“Sebagai generasi muda, dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat, berpikir kritis, serta memiliki kreativitas yang tinggi. Jangan pernah berhenti belajar, teruslah mengasah kemampuan, memperluas jaringan, dan membuka diri terhadap berbagai peluang,” ujarnya.

Baca Juga:  Filosofi Yulius Selvanus: Saat Kuda Berpacu, Ekonomi Rakyat Harus Ikut Melaju

Pemerintah Provinsi Sulut sendiri, lanjut Mailangkay, terus berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program pendidikan, inovasi, dan kemitraan. Lulusan perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis untuk menjadi motor penggerak kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Kemajuan Sulut

Salah satu poin penting yang disoroti adalah pentingnya sinergi. Pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

“Kolaborasi adalah kunci untuk membawa Sulawesi Utara menjadi daerah yang maju dan sejahtera. Sinergi antara pemerintah, kampus, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat,” tegas Wagub Victor.

Dalam pesan penutupnya yang menyentuh, ia mengingatkan bahwa keberhasilan sejati bukan hanya soal kesuksesan pribadi, tetapi juga dampak bagi orang lain.

Baca Juga:  Momen Haru Wisma Negara: Gubernur YSK Puji Aksi Heroik Damkar Manado di Kebakaran Mega Mall

“Jadilah generasi yang tidak hanya mencari peluang, tetapi juga mampu menciptakan peluang, serta memberi arah, bukan sekadar mengikuti arus. Teruslah melangkah dengan optimisme. Karena di balik setiap perjuangan, selalu ada pemandangan indah yang menanti di puncak perjalanan,” pungkasnya.

Rektor Sompie: Pegang Filosofi “Si Tou Timou Tumou Tou”

Sementara itu, Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie M.Eng. IPU. ASEAN Eng, menandaskan bahwa wisuda adalah akhir dari pendidikan formal, namun menjadi awal perjalanan hidup yang sesungguhnya.

“Hari ini adalah titik awal memasuki babak baru kehidupan yang penuh tantangan. Ilmu yang saudara peroleh harus diabdikan untuk meningkatkan martabat manusia, memperkuat keadilan sosial, dan membangun peradaban,” kata Rektor.

Baca Juga:  PWI dan Jenderal Dudung Abdurachman Perkuat Sinergi untuk Bela Negara dan Keutuhan Bangsa

Prof. Sompie juga mengingatkan seluruh wisudawan untuk selalu menjunjung tinggi filosofi luhur Unsrat, “Si Tou Timou Tumou Tou” yang bermakna manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain atau mengembangkan sesama.

Dengan bekal ilmu dan nilai-nilai luhur tersebut, para lulusan Unsrat diharapkan mampu menjadi generasi inovatif yang siap menjawab tantangan zaman.
EL