Terkini

Gubernur Yulius Serahkan Huntap: Sinergi yang Kita Bangun Jadi Fondasi Kehidupan Lebih Baik

65
×

Gubernur Yulius Serahkan Huntap: Sinergi yang Kita Bangun Jadi Fondasi Kehidupan Lebih Baik

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Bolmong – Tidak sekadar menyerahkan tempat tinggal fisik, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, secara resmi menyampaikan kunci hunian tetap (huntap) bagi pengungsi terdampak erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pada Jumat (13/2/2026), dengan mengangkat konsep “komunitas baru yang terintegrasi” sebagai pijakan kehidupan masa depan para penyintas bencana.

Penyerahan yang dihadiri oleh rombongan penting termasuk Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ibu Anik Yulius Selvanus, Bupati Sitaro, Bupati Bolsel, serta berbagai unsur terkait, bukan hanya menandai akhir masa pengungsian, melainkan juga lahirnya lingkungan baru yang dirancang untuk menghubungkan masyarakat asal Sitaro dengan warga lokal Bolsel dalam satu tali persaudaraan.

Berbeda dengan konsep hunian pascabencana pada umumnya yang hanya fokus pada struktur bangunan, hunian tetap yang dibangun ini dirancang sebagai ekosistem kehidupan lengkap dengan fasilitas pendukung yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong produktivitas dan kebersamaan.

Baca Juga:  Dari Daendels ke Jokowi: Jejak Panjang Korupsi di Proyek Jalan Nasional

“Kita tidak hanya membangun dinding dan atap, tetapi membangun fondasi bagi kehidupan yang lebih baik. Setiap fasilitas yang ada – mulai dari rumah ibadah, sekolah, puskesmas, area olahraga, tambatan perahu hingga balai desa – dirancang agar masyarakat bisa segera beraktivitas dan membangun ekonomi keluarga tanpa harus menunggu waktu lama,” jelas Gubernur Yulius dalam sambutannya.

Fasilitas tambatan perahu misalnya, tidak hanya difungsikan untuk keperluan transportasi laut, tetapi juga diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi kecil bagi masyarakat yang memiliki keterampilan dalam bidang perikanan dan perdagangan barang lokal.

Salah satu sisi menarik yang menjadi landasan keberhasilan pembangunan huntap ini adalah kolaborasi yang sangat erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemkab Bolsel dan Sitaro), TNI/Polri, serta berbagai pihak swasta dan masyarakat yang turut berkontribusi dalam percepatan proses pembangunan.

Baca Juga:  Dari Pesisir Jembatan Kuning, Bappeda Sulut Tegaskan Perencanaan Pembangunan Berbasis Lingkungan

“Tanpa sinergi seperti ini, kita tidak akan bisa menyelesaikan pembangunan dengan cepat dan sesuai standar. Setiap pihak memiliki peran penting – mulai dari pengadaan lahan, pembangunan fisik, hingga persiapan sosial budaya untuk menyambut masyarakat baru,” ucap Gubernur Yulius sambil mengapresiasi seluruh kontributor.

Bupati Bolsel menambahkan, pihaknya telah menyiapkan program pembinaan ekonomi lokal bagi penerima huntap, seperti pelatihan usaha mikro dan pendampingan pemasaran produk hasil kerja masyarakat.

Salah satu angle krusial yang menjadi fokus perhatian adalah upaya mempersatukan masyarakat asal Sitaro dengan warga lokal Bolsel dalam satu komunitas yang harmonis. Gubernur Yulius mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menerima dan menjaga hunian bersama.

Baca Juga:  Waspada Radiasi Ponsel: Sejumlah HP Populer Masuk Daftar Emisi Tertinggi

“Mari kita jadikan tempat ini sebagai bukti bahwa bencana tidak hanya membawa kehancuran, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat tali persaudaraan antar daerah. Masyarakat Bolsel dan Sitaro punya potensi yang bisa saling melengkapi – mari kita kembangkan bersama,” pungkasnya.

Para penerima hunian tetap yang diwawancarai menyampaikan rasa syukur dan komitmen untuk menjaga lingkungan baru serta bekerja sama membangun kehidupan yang lebih baik.
(EL)