Sulut1news.com, Manado – Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Jeane Laluyan, SE menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Sulut dan pihak Unima di Gedung DPRD Sulut. Selasa (14/01/2025).
Pembahasan tentang kematian almarhumah Evia M Mangolo yang mengakhiri hidupnya akibat depresi karna mengalami pelecehan dari oknum dosen berinisial DM.
Laluyan, mempertanyakan kinerja Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Universitas Negeri Manado (Unima).
Ia mengatakan penanganan aduan Evia yang jadi korban dugaanp pelecehan seksual oknum dosen berinisial DM terkesan lambat.
“Korban melapor 19 Desember tapi tidak ada bentuk perlindungan terhadapnya. Seorang perempuan yang berani mengadu dalam posisi seperti dia tentu sudah dalam keadaan kritis, pertanyaannya, apakah layanan konseling dan perlindungan itu benar-bener dijalankan,” sampai Jeane.
Kematian Evia, mecoreng dunia perguruan tinggi di daerah ini.
“Bagaimana bisa kampus yang jadi benteng akademik dan moral justru menjadi tempat yang tidak nyaman bagi mahasiswa karena ada oknum yang tidak bermoral,” katanya.
Jeane Laluyan mengatakan, sangat disesalkan akibat perbuatan oknum meruntuhkan bangunan integritas, moral dan pengabdian yang tulus dari Unima.
Kami berharap ada perbaikan secara sistemik dalam pelayanan dan tatalaksana akademik. (Mars).






