Sulut1news.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea (BoK) resmi menyepakati perpanjangan Perjanjian Swap Mata Uang Bilateral (Bilateral Currency Swap Arrangement/BCSA) dalam mata uang lokal masing-masing negara pada Kamis (5/2/2026). Perjanjian yang ditandatangani langsung oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur BoK Rhee Chang Yong membuka peluang pertukaran mata uang hingga senilai KRW10,7 triliun atau setara Rp115 triliun.
Tujuan Utama: Dorong Perdagangan Bilateral dan Kuatkan Kerja Sama Keuangan
Dalam siaran pers bersama yang diterbitkan pada Jumat (6/2/2026), BI, BoK, dan Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea menjelaskan bahwa kesepakatan ini memiliki peran krusial dalam memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara.
“Kesepakatan ini bertujuan untuk mendorong perdagangan bilateral dan memperkuat kerja sama keuangan antara Indonesia dan Korea Selatan,” demikian bunyi siaran pers.
Selain itu, kerja sama BCSA juga diharapkan dapat mendukung penyelesaian transaksi perdagangan menggunakan mata uang lokal – Rupiah Indonesia dan Won Korea Selatan – sehingga mengurangi ketergantungan pada mata uang mata uang utama internasional dan berkontribusi secara signifikan pada stabilitas keuangan kawasan Asia.
Kerja Sama Sejak 2014, Perpanjang Lagi hingga 2031
Kerja sama BCSA antara kedua bank sentral pertama kali diinisiasi pada Maret 2014 dan telah mengalami dua kali perpanjangan sebelumnya, yaitu pada Maret 2017 dan Maret 2020. Perpanjangan kali ini akan berlaku selama lima tahun penuh, mulai tanggal 6 Maret 2026 hingga 5 Maret 2031, dengan kesepakatan untuk dapat diperpanjang kembali sesuai kesepakatan bersama di masa mendatang.
“Perjanjian ini mencerminkan eratnya hubungan ekonomi Indonesia dan Korea Selatan, termasuk kerja sama bidang keuangan antara kedua bank sentral,” ujar kedua pihak secara bersama-sama.
Kerjasama ini juga menjadi bukti komitmen kedua negara dalam memperkuat arsitektur keuangan regional yang lebih tangguh dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Redaksi Sulut1News
Sumber CNBC Indonesia






