Politik

Cindy Wurangian Soroti Kontradiksi Data PAD: Tumbuh 8,9 Persen tapi Target 2025 Tak Tercapai

14
×

Cindy Wurangian Soroti Kontradiksi Data PAD: Tumbuh 8,9 Persen tapi Target 2025 Tak Tercapai

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Cindy Wurangian, menyoroti ketidaksinkronan data yang disampaikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini diungkapkannya dalam rapat pembahasan pertanggungjawaban APBD 2025 di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Selasa (7/7/2026).

Dalam pemaparannya, Ketua TAPD Sulut Tahlis Galang menyampaikan bahwa PAD Sulut mencatat pertumbuhan positif sebesar 8,9 persen secara year on year atau dibandingkan tahun sebelumnya. Namun di sisi lain, capaian PAD terhadap target yang telah ditetapkan untuk Tahun Anggaran 2025 justru tidak terpenuhi.

“PAD yang disampaikan tumbuh 8,9 persen jika dibandingkan tahun lalu. Tapi anehnya, target PAD tahun 2025 yang sedang kita bahas ini justru tidak tercapai. Di situlah letak kontradiksinya,” tegas Cindy.

Baca Juga:  DPRD Sulut Pacu Empat Agenda Strategis Hari Ini

Politisi ini pun mempertanyakan patokan ukuran keberhasilan yang sebenarnya digunakan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, dua data tersebut saling bertolak belakang dan belum mendapatkan penjelasan yang memadai.

“Saya ingin bertanya: ukuran keberhasilan yang mana yang kita pakai? Apakah hanya dilihat dari pertumbuhan dibanding tahun lalu, atau justru sejauh mana kita mampu mencapai target yang sudah disepakati bersama untuk tahun ini? Ini hal yang mendasar, tapi belum jelas jawabannya,” ujarnya.

Cindy kemudian menyoroti dua kemungkinan penyebab ketidaktercapaian target tersebut: apakah angka target yang ditetapkan pemerintah terlalu tinggi sehingga tidak realistis untuk dicapai, atau justru upaya pengumpulan dan optimalisasi sumber pendapatan daerah belum berjalan maksimal di lapangan.

Baca Juga:  Awali Tugas dengan Mengandalkan Tuhan, DPRD Sulut Gelar Ibadah Rutin Bersama

Pertanyaan kritis yang disampaikan Cindy belum sempat dijawab langsung oleh Tahlis Galang saat itu. Pembahasan kemudian berhenti setelah Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen menyetujui usulan penundaan rapat.

Tahlis menjelaskan permintaan penundaan ini karena seluruh jajaran TAPD memiliki agenda bersamaan mulai pukul 14.00 Wita, yaitu rapat kerja bersama Gubernur Sulut yang diagendakan berlangsung hingga malam hari. “Kalau bisa, kiranya rapat ini dapat diskorsing,” katanya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, anggota Banggar lainnya Amir Liputo meminta pemerintah provinsi menyampaikan rincian delapan jenis capaian kinerja Pemprov Sulut kepada DPRD. Permintaan ini langsung disambut kesiapan oleh Ketua TAPD.

Pembahasan mengenai kontradiksi data PAD serta kinerja keuangan daerah dijadwalkan akan dilanjutkan pada waktu yang akan ditentukan kemudian. (MARS)