Sulut1news.com, Manado — DPRD Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan perannya sebagai ruang strategis pertukaran gagasan antar-daerah. Kali ini, kunjungan kerja DPRD Provinsi Sumatera Selatan dimanfaatkan bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan forum serius untuk membangun kolaborasi nyata dalam penguatan kinerja parlemen daerah.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor DPRD Sulut ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Sulut, Niklas Silangen. Ia menegaskan bahwa tantangan lembaga legislatif saat ini menuntut adaptasi cepat, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan, transparansi, dan dukungan teknis terhadap fungsi dewan.
“Pertemuan seperti ini menjadi ruang penting untuk saling menguji dan memperkaya praktik kerja. Bukan hanya berbagi pengalaman, tapi juga menyusun langkah konkret agar kinerja DPRD semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Silangen.
Dalam suasana diskusi yang terbuka dan dinamis, kedua pihak membedah berbagai isu strategis, mulai dari pengelolaan administrasi kesekretariatan, optimalisasi risalah sidang, hingga inovasi dukungan teknis bagi anggota dewan dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Delegasi DPRD Sumatera Selatan yang hadir bersama unsur pimpinan, anggota komisi, dan staf ahli, menunjukkan ketertarikan khusus terhadap sistem kerja sekretariat DPRD Sulut yang dinilai adaptif dan terus berkembang. Sebaliknya, jajaran DPRD Sulut juga memanfaatkan momentum ini untuk menggali pengalaman Sumsel dalam penguatan tata kelola kelembagaan.
Yang menarik, pertemuan ini tidak berhenti pada diskusi normatif. Kedua belah pihak sepakat mendorong tindak lanjut konkret, termasuk kemungkinan kerja sama lintas daerah, pertukaran data pembangunan, hingga studi lanjutan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
Silangen menekankan bahwa sinergi antar-DPRD menjadi kunci dalam menghadapi kompleksitas otonomi daerah yang terus berkembang.
“Persoalan di daerah seringkali memiliki pola yang sama. Dengan komunikasi yang intensif dan kolaborasi yang berkelanjutan, kita bisa mempercepat solusi dan meningkatkan kualitas kebijakan publik,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah yang memperkuat hubungan kelembagaan, sekaligus menandai komitmen bersama untuk membangun DPRD yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui pertemuan ini, DPRD Sulut tidak hanya berperan sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai katalisator kolaborasi antar-parlemen daerah—sebuah langkah strategis menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan akuntabel.






