Sulut

Hadiri Sinode ke-60 GMIBM, Gubernur Yulius: Peran Gereja Semakin Krusial Hadapi Tantangan Zaman

196
×

Hadiri Sinode ke-60 GMIBM, Gubernur Yulius: Peran Gereja Semakin Krusial Hadapi Tantangan Zaman

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com | Bolaang Mongondow – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menegaskan posisi Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) sebagai kekuatan moral sekaligus mitra setara dan strategis pemerintah daerah dalam menjawab tantangan masa depan. Pernyataan itu disampaikan langsung saat membuka secara resmi Sidang Sinode ke-60 GMIBM di Gedung GMIBM Sion Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (13/7/2026).

Berbeda dengan pandangan umum yang memisahkan urusan rohani dan pembangunan fisik, Gubernur Yulius justru menekankan: kemajuan Sulawesi Utara tidak akan kokoh tanpa fondasi nilai luhur dan peran aktif gereja di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi mendalam atas perjalanan panjang GMIBM yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kemajuan wilayah Bolaang Mongondow dan Sulut secara keseluruhan.

Baca Juga:  Gubernur Yulius Selvanus Dorong Hilirisasi Inovasi Lokal: Sulawesi Utara Siap Jadi Lumbung Teknologi Indonesia Timur

“Kami sadar betul: pelayanan GMIBM tidak berhenti di ruang ibadah. Gereja ini telah membangun sekolah, mencerdaskan anak bangsa, memberdayakan masyarakat pedesaan, merawat kelompok rentan, menjaga kerukunan antar sesama, hingga menjadi benteng persatuan di tengah keberagaman kita,” ujar Yulius di hadapan ratusan peserta sidang.

Kontribusi nyata inilah, kata dia, yang menjadikan GMIBM sebagai mitra yang tidak bisa digantikan oleh lembaga lain.

Gubernur juga mengajak seluruh elemen gereja untuk melihat Sidang Sinode kali ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momen krusial menyusun langkah menghadapi tantangan berat: ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, ancaman ketahanan pangan, hingga krisis moral yang makin terasa di berbagai lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Di Gorontalo, Gubernur Yulius Selvanus Hadir Bersama Presiden: Perkuat Ketahanan Pangan Lewat PENAS XVII

“Di saat seperti ini, suara dan teladan gereja semakin dibutuhkan. Anda adalah penyeimbang, pemberi harapan, dan perekat persaudaraan yang kita andalkan untuk tidak tergelincir ke arah yang salah,” tegasnya.

Ia berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dalam sidang ini mampu membawa GMIBM makin tangkas, relevan, dan bermanfaat luas tanpa meninggalkan nilai kebenaran iman.

Menyangkut agenda pemilihan Badan Pekerja Sinode (BPS) periode berikutnya, Gubernur memohon agar proses berjalan penuh hikmat dan kasih.

“Pilihlah pemimpin yang tidak hanya cakap mengurus administrasi, melainkan memiliki integritas tinggi, hati yang rendah, dan jiwa melayani. Kepemimpinan yang seperti inilah yang akan makin memperkuat sinergi kita membangun daerah,” tambahnya.

Baca Juga:  MERAH PUTIH PANAHAN SULUT OPEN GUBERNUR CUP 2026: MANADO SIAP JADI PANGGUNG PENEMUAN BINTANG BARU OLAHRAGA NEGARA

Di akhir sambutan, Gubernur menegaskan kembali keseriusan Pemerintah Provinsi untuk terus berjalan beriringan dengan GMIBM.

“Pembangunan tidak bisa dikerjakan pemerintah sendirian. Mari kita bergandengan tangan erat: pemerintah siapkan kebijakan dan fasilitas, gereja hadirkan nilai dan perubahan nyata di tengah masyarakat. Bersama kita wujudkan Sulawesi Utara yang maju, adil, sejahtera, dan tetap berpegang pada fondasi iman yang kuat,” tutup Yulius.

Sidang Sinode ke-60 GMIBM diharapkan menjadi tonggak baru yang makin mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi masa depan Bumi Nyiur Melambai.
EL