Sulut1news.com, Manado – 11 Februari 2026 – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksanaan Pelayanan (UP3) Manado menegaskan kesiapan penuh infrastruktur kelistrikan untuk menopang pertumbuhan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, salah satu kawasan industri strategis yang menjadi tulang punggung perekonomian Sulawesi Utara.
Komitmen ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengembangan KEK Bitung yang berlangsung di Kota Bitung pada Kamis (05/02), yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk menyelaraskan langkah percepatan pembangunan infrastruktur pendukung.
Andal dan Berkelanjutan, Listrik Jadi Fondasi Daya Saing KEK
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, menekankan bahwa penyediaan pasokan listrik yang handal menjadi pijakan utama dalam meningkatkan daya saing KEK Bitung dan menarik minat investor nasional maupun internasional.
“PLN secara konsisten mendukung pengembangan kawasan industri ini. Tanpa infrastruktur listrik yang memadai, tidak mungkin kita bisa menarik investor besar atau mendukung operasional industri secara optimal. Sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait adalah kunci agar KEK Bitung dapat memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Sulut,” ujar Usman dalam rapat tersebut.
Menurutnya, kesiapan sistem kelistrikan telah melalui tahap perencanaan yang matang, dengan memperhatikan skala pertumbuhan industri yang diharapkan serta standar keandalan yang dibutuhkan oleh berbagai sektor usaha.
Sinkronisasi Infrastruktur, Hindari Hambatan Teknis
Manajer PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menambahkan bahwa keandalan pasokan listrik tidak bisa dipisahkan dari sinkronisasi dengan pembangunan infrastruktur lainnya di kawasan, seperti jalan nasional dan fasilitas publik.
“Listrik adalah infrastruktur vital yang menjadi tulang punggung aktivitas industri. Kami telah memastikan bahwa infrastruktur kelistrikan siap beroperasi sejalan dengan pembangunan jalan nasional dan fasilitas pendukung lainnya yang tengah dikerjakan. Bahkan, kami juga telah melakukan pemetaan mendetail jalur utilitas untuk memastikan tidak ada benturan antara jaringan kabel listrik dengan proyek pembangunan lainnya,” jelas Revi.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan tata ruang kawasan yang rapi, efisien, dan meminimalkan hambatan teknis yang mungkin muncul di masa depan.
Banyak Pihak Terlibat, Dorong Percepatan Pengembangan
Rapat koordinasi yang dihadiri oleh berbagai instansi penting ini tidak hanya membahas kesiapan listrik, melainkan juga menyelaraskan perencanaan pembangunan infrastruktur pendukung lainnya seperti jaringan utilitas dan pasokan air bersih.
Di antara peserta yang hadir adalah Kepala Administrator KEK Bitung, Direktur Utama PT Membangun Sulut Maju (MSM), Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, serta Direktur PDAM Kota Bitung. Dari pihak PLN, hadir pula Manajer ULP Bitung untuk membahas detail teknis terkait jaringan dan pemetaan infrastruktur.
Dengan sinergi yang terjalin, pihak terkait berharap KEK Bitung dapat segera beroperasi secara maksimal dan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di wilayah Timur Indonesia.
( EL)






