Sulut

Bukan Sekadar Investasi: Victor Mailangkay Bicara Tentang Masa Depan Anak Muda, Nelayan, dan Petani Sulut

174
×

Bukan Sekadar Investasi: Victor Mailangkay Bicara Tentang Masa Depan Anak Muda, Nelayan, dan Petani Sulut

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado — Di tengah pembahasan serius mengenai investasi dan arah pembangunan ekonomi daerah, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Johannes Victor Mailangkay justru memilih berbicara tentang hal yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat: pekerjaan bagi anak muda, harga hasil laut nelayan, hingga masa depan petani di desa-desa.

Pesan itu disampaikan Victor Mailangkay usai menghadiri Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara 2026 bersama para kepala daerah se-Sulawesi Utara, atas arahan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.

Di tengah forum yang umumnya identik dengan angka investasi, target pertumbuhan ekonomi, dan strategi menarik investor, Victor justru mengangkat sisi kemanusiaan dari pembangunan.

Menurutnya, investasi tidak boleh berhenti pada laporan statistik dan capaian administratif semata. Di balik setiap investasi, ada harapan masyarakat yang ingin hidup lebih layak di tanah sendiri.

> “Tentang anak-anak muda yang berharap bisa bekerja di daerah sendiri tanpa harus pergi jauh dari rumah. Tentang nelayan yang ingin hasil lautnya dihargai lebih baik. Tentang petani yang berharap hasil kebun mereka tidak hanya dijual mentah, tetapi punya nilai lebih,” ungkap Victor dalam pernyataannya.

Baca Juga:  Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Semangat Persatuan di Perayaan Pra Natal Bitung: Membangun Toleransi di Tengah Keberagaman

 

Pernyataan itu memperlihatkan arah pendekatan pembangunan yang mulai menempatkan masyarakat sebagai pusat dari pertumbuhan ekonomi, bukan sekadar pelengkap dalam agenda investasi.

Investasi Harus Menyentuh Kehidupan Nyata

Dalam forum tersebut, Victor menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tidak ingin investasi hanya menjadi simbol kemajuan di atas kertas. Menurutnya, investasi harus mampu membuka lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi lokal, dan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia menyoroti masih banyak generasi muda Sulut yang terpaksa merantau keluar daerah karena terbatasnya peluang kerja. Padahal, Sulawesi Utara memiliki potensi besar di sektor kelautan, pertanian, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk tidak hanya mempromosikan keindahan daerah kepada investor, tetapi juga serius menyiapkan ekosistem pembangunan yang sehat dan kompetitif.

Baca Juga:  Gubernur Yulius Selvanus: Arsitek Perubahan Ekonomi Desa Melalui Koperasi Merah Putih

“Pelayanan publik harus lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih bersih. Teknologi harus mempermudah masyarakat, bukan membuat semuanya terasa rumit,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa reformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan publik menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan pemerintahan Sulawesi Utara ke depan.

Dari Laut dan Tanah Sulut, Pemerintah Ingin Bangun Kemandirian Ekonomi

Victor juga menekankan bahwa kekuatan utama Sulawesi Utara sebenarnya sudah tersedia secara alami. Laut yang kaya, tanah yang subur, dan karakter masyarakat yang pekerja keras dinilai menjadi modal besar untuk membangun daerah yang mandiri dan kompetitif.

Namun menurutnya, potensi itu tidak akan menghasilkan perubahan besar tanpa keseriusan pemerintah dalam mengelola dan menghubungkan seluruh sektor pembangunan secara bersama-sama.

Ia menilai hilirisasi hasil pertanian dan perikanan harus mulai diperkuat agar masyarakat tidak terus bergantung pada penjualan bahan mentah dengan nilai ekonomi rendah.

Dengan pengelolaan yang tepat, hasil laut nelayan dan hasil kebun petani Sulut diyakini mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat lokal.

Baca Juga:  PLN UID Suluttenggo Gandeng Kejati Sulteng, Jamin Program Strategis Berjalan Transparan dan Berlandaskan GCG

Pesan Optimisme untuk Generasi Muda Sulut

Di akhir pernyataannya, Victor Mailangkay menyampaikan harapan agar langkah-langkah pembangunan dan investasi yang sedang didorong pemerintah saat ini benar-benar mampu menciptakan masa depan yang lebih menjanjikan bagi generasi muda Sulawesi Utara.

Pemerintah, kata dia, ingin membangun keyakinan bahwa anak-anak muda Sulut tidak harus meninggalkan kampung halaman untuk meraih masa depan yang baik.

“Semoga langkah yang sedang kita dorong hari ini benar-benar bisa membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, dan membuat generasi muda semakin yakin bahwa masa depan mereka juga bisa dibangun di tanah sendiri,” ujarnya.

Di tengah persaingan antar daerah dalam menarik investasi nasional maupun global, pesan yang dibawa Victor Mailangkay memberi warna berbeda: pembangunan bukan hanya tentang masuknya modal, tetapi tentang bagaimana masyarakat kecil ikut merasakan hasilnya. (EL)