MinutSulut

Bukan Sekadar Kunjungan, Gubernur Yulius Selvanus Dorong Mahasiswa Unklab Siap Pimpin Sulut

346
×

Bukan Sekadar Kunjungan, Gubernur Yulius Selvanus Dorong Mahasiswa Unklab Siap Pimpin Sulut

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Minut – Rektor (Unklab), Prof. Danny Rantung, menyampaikan apresiasi tinggi atas  kunjungan Gubernur Sulawesi Utara, , ke kampus Unklab di Airmadidi. Namun  lebih dari sekadar kunjungan  seremonial, momentum ini dinilai sebagai titik temu strategis antara dunia  pendidikan tinggi dan arah pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Prof. Rantung menegaskan bahwa kehadiran gubernur  bukan hanya bentuk perhatian  pemerintah terhadap institusi pendidikan, tetapi juga sinyal kuat bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama di Sulawesi Utara.

“Kami sangat mengapresiasi waktu dan  perhatian yang  diberikan Bapak Gubernur. Harapan kami, gagasan dan  pesan yang telah disampaikan dapat terimplementasi nyata  dalam kehidupan mahasiswa Unklab, tidak hanya selama mereka berkuliah, tetapi juga saat terjun ke tengah masyarakat,” ujar Rantung.

Dalam pertemuan  tersebut, Gubernur Yulius mendorong mahasiswa untuk  tidak hanya mengejar prestasi akademik,  tetapi juga membangun karakter, integritas, dan daya saing  global. Pesan ini sejalan dengan visi Unklab yang selama ini menekankan  pendidikan berbasis nilai dan penguatan kepemimpinan.

Baca Juga:  Amir Liputo Soroti Sekretaris Komisaris BSG: Efisiensi Anggaran Harus Merata

Prof. Rantung menilai, apa yang  disampaikan gubernur menjadi  penguatan moral bagi civitas akademika untuk menjadikan kampus sebagai “laboratorium kepemimpinan”—tempat  mahasiswa ditempa bukan hanya secara intelektual, tetapi juga secara etika dan sosial.

Menurutnya, tantangan Sulawesi Utara  ke depan tidak hanya soal infrastruktur dan investasi, tetapi juga kesiapan  generasi muda dalam mengisi peluang  tersebut. Karena itu, sinergi antara  pemerintah provinsi dan perguruan tinggi menjadi krusial.

Rektor berharap, kolaborasi yang  terbangun tidak berhenti pada diskusi,  melainkan diwujudkan dalam program konkret seperti:

  • Peningkatan akses magang dan riset  mahasiswa  di sektor strategis daerah
  • Penguatan  kewirausahaan muda berbasis  potensi lokal
  • Dukungan  beasiswa dan pengembangan  talenta unggul
  • Keterlibatan  mahasiswa dalam program pengabdian masyarakat berbasis  kebutuhan desa dan kota
Baca Juga:  DPRD Sulut Soroti Penempatan ASN Berdasarkan Kompetensi

“Mahasiswa harus merasakan dampak  langsung dari kebijakan dan visi  pembangunan daerah. Di situlah pendidikan menemukan relevansinya,” tambah Rantung.

Kunjungan ini juga menjadi pesan  simbolik bahwa pemerintah membuka  ruang dialog dengan kalangan akademisi. Di tengah perubahan global  yang cepat—mulai dari transformasi  digital hingga tantangan ekonomi—kampus diharapkan menjadi mitra  strategis pemerintah dalam merumuskan solusi berbasis riset dan inovasi.

Bagi Unklab, momentum ini  mempertegas komitmen institusi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya  kompeten secara akademik, tetapi juga  adaptif, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan Sulawesi Utara.

Dengan semangat kolaborasi tersebut,  pertemuan antara Gubernur Yulius dan  civitas akademika Unklab menjadi lebih  dari sekadar agenda kunjungan kerja. Ia  menjadi fondasi awal untuk  memperkuat jembatan antara kebijakan publik dan dunia pendidikan—demi lahirnya generasi Sulut yang unggul dan berdaya saing.

Baca Juga:  Pencatatan Perkawinan Massal Digelar Pemprov Sulut, Wagub Victor Mailangkay Jadi Saksi

(EL)