Sulut1news.com, Labuhanbatu — Upaya memperkuat sistem pertahanan wilayah di Sumatera Utara terus dimatangkan. Salah satu langkah strategis ditunjukkan melalui peninjauan lapangan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) di lahan milik (PTPN III), yang direncanakan menjadi lokasi pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 956/SBA.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Aek Paing Atas, Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (8/4/2026), ini bukan sekadar peninjauan biasa, melainkan bagian penting dari tahapan awal penyiapan satuan baru yang akan memperkuat kehadiran TNI AD di wilayah strategis tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan di Markas Kodim 0209/Labuhanbatu, yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0209/Labuhanbatu, . Selanjutnya, rombongan bergerak menuju lokasi lahan PTPN III yang direncanakan sebagai area pembangunan satuan.
Selain itu, tim juga meninjau lapangan tembak Kompi Senapan C Yonif 126/Kala Cakti yang saat ini dimanfaatkan sebagai lokasi sementara Yonif TP 956/SBA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan kesiapan koordinasi lintas sektor yang solid.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur strategis, mulai dari jajaran TNI AD, tim dari Kementerian Pertahanan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, hingga Kantor Pertanahan setempat. Hadir pula Danyonif TP 956/SBA, , yang turut memastikan kesiapan teknis satuan di lapangan.
Pastikan Legalitas dan Kesiapan Lahan
Dalam keterangannya, Dandim 0209/Labuhanbatu menegaskan bahwa proses IP4T menjadi fondasi krusial sebelum pembangunan fisik dilakukan. Menurutnya, kejelasan status lahan merupakan kunci utama agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai regulasi.
“IP4T ini adalah langkah penting untuk memastikan legalitas lahan dan kesiapan teknis di lapangan. Kami ingin seluruh proses berjalan sesuai ketentuan agar pembangunan Yonif TP 956/SBA dapat optimal,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pembangunan satuan militer, kehadiran Yonif TP 956/SBA diharapkan membawa dampak multidimensi, baik dari sisi pertahanan maupun pembangunan daerah.
Efek Ganda bagi Pertahanan dan Ekonomi Lokal
Pembentukan satuan baru ini diproyeksikan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan teritorial, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas masyarakat, pembangunan infrastruktur pendukung, serta terbukanya peluang usaha di sekitar wilayah.
“TNI AD berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui penataan wilayah pertahanan yang terencana dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat,” tegas Dandim.
Dengan sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, proses pembentukan Yonif TP 956/SBA kini memasuki fase penting. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kehadiran satuan ini akan menjadi pilar baru dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu dan sekitarnya. (Eko)
Sumber Metrorakyat. Com






