Sulut1news.com, Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan penuh khidmat dan semangat baru. Upacara bendera yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Selasa (5/5/2026), dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekot) Tomohon, Edwin Roring, SE, ME, selaku Inspektur Upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Edwin Roring membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan kembali filosofi luhur pendidikan. Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses “memanusiakan manusia” yang dilakukan dengan pendekatan tulus, penuh kasih sayang, dan berorientasi pada pengembangan potensi diri sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Peringatan tahun ini menguatkan kembali semangat sistem Among yang dicetuskan Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yang terdiri dari tiga pilar utama: Asah (pengembangan ilmu pengetahuan), Asih (kasih sayang dan perhatian), serta Asuh (bimbingan dan pembinaan karakter).
Hal ini sejalan dengan tujuan besar mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab.
Sambutan juga menyoroti strategi baru melalui pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) yang didukung oleh lima kebijakan utama, mulai dari revitalisasi sekolah, digitalisasi, kesejahteraan guru, penguatan karakter, hingga perluasan akses pendidikan yang inklusif.
Keberhasilan semua program ini, ditegaskan dalam amanat, sangat bergantung pada Mindset (pola pikir), Mental (ketangguhan), dan Misi yang jelas dari seluruh insan pendidikan.
“Mari kita perkuat kolaborasi untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia menuju bangsa yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutup amanat tersebut.
Momen Hardiknas kali ini menjadi sejarah baru bagi dunia pendidikan di Tomohon. Usai upacara, Sekot Edwin Roring bersama para tamu undangan secara resmi meluncurkan penyusunan kurikulum muatan lokal berbasis Potensi Panas Bumi.
Program inovatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Tomohon dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong. Tujuannya agar materi pembelajaran tidak hanya teoritis, tetapi juga kontekstual, mengenalkan kekayaan alam dan energi terbarukan yang menjadi kebanggaan daerah kepada para siswa sejak dini.
Tidak hanya itu, acara juga dimeriahkan dengan peluncuran Dikbud Expo 2026. Penandatanganan dimulai dengan pemukulan tetengkoren yang menandakan dimulainya rangkaian kegiatan pendidikan dan kebudayaan yang akan memamerkan karya dan kreativitas siswa.
Acara berlangsung khidmat dan meriah berkat kehadiran para tokoh daerah, antara lain Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, Kapolres Tomohon Nur Kholis, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Darmawan Hutabarat, Kepala BPM Provinsi Febry Dien, Kepala BGTK Provinsi Arianto Batara, Kepala Kemenag Tomohon Olva Moningka, Manajer HSSE PT PGE Lahendong Larry Wenur, serta perwakilan TNI, Polri, kejaksaan, dan seluruh jajaran pendidikan di Kota Tomohon.
Redaksi






