Sulut1news.com, Manado – Mengawali tahun baru 2026, Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Jemaat Nafiri Kima Atas menggelar ibadah awal tahun yang berlangsung dengan penuh khidmat dan nuansa spiritual yang mendalam, Kamis (1/1/2026).
Ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), Pdt. Agnes Meita Oping, M.Th, yang dalam khotbah dan pengantar ibadahnya mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan momentum pergantian tahun sebagai waktu introspeksi diri, pembaruan iman, serta komitmen hidup yang semakin berkenan kepada Tuhan.
“Awal tahun bukan hanya tentang harapan baru, tetapi juga tentang hati yang mau dibaharui. Kita diajak mengawali tahun dengan hati yang kudus dan hidup yang berada dalam kendali Tuhan,” ungkap Pdt. Agnes dalam pesan rohaninya.
Dalam doa syafaat yang disampaikan, jemaat diajak untuk memohon perlindungan dan hikmat Tuhan agar dijauhkan dari segala perilaku yang tidak memuliakan nama-Nya. Penekanan khusus diberikan pada pentingnya pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hal perkataan, pergaulan, maupun kebiasaan hidup.
“Tuhan, tolong kami agar supaya ada kontrol dalam setiap tingkah laku kami—baik soal minum, makan, dan segala hal—agar semuanya berada dalam kendali Tuhan dan tidak dipakai oleh iblis untuk mencelakakan serta menghancurkan kami,” demikian penggalan doa yang menggugah perenungan jemaat.
Suasana ibadah semakin bermakna ketika jemaat yang berulang tahun dan melangsungkan pernikahan sepanjang Januari hingga Desember diundang maju ke depan altar. Mereka bersama-sama menaikkan puji-pujian sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam berbagai fase kehidupan.
Momen ini menjadi simbol bahwa setiap perjalanan hidup—baik sukacita maupun tanggung jawab dalam rumah tangga—perlu diserahkan sepenuhnya kepada Tuhan sebagai sumber kekuatan dan berkat.
Ibadah awal tahun GMIM Jemaat Nafiri Kima Atas tidak hanya menjadi ritual pembuka kalender pelayanan 2026, tetapi juga menjadi penguatan iman bagi jemaat untuk melangkah dengan sikap hidup yang lebih dewasa, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani.
Dengan semangat kebersamaan dan doa, jemaat berharap tahun 2026 dapat dijalani dengan iman yang teguh, kehidupan yang terkendali, serta komitmen untuk terus memuliakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan.
(EL)






