Sulut

Kuatkan Toleransi & Kebersamaan: Gubernur YSK Salurkan 46 Hewan Kurban, 16 Ekor Bantuan Presiden untuk Umat Muslim Sulut

182
×

Kuatkan Toleransi & Kebersamaan: Gubernur YSK Salurkan 46 Hewan Kurban, 16 Ekor Bantuan Presiden untuk Umat Muslim Sulut

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado – Semangat berbagi, kepedulian, dan toleransi antarumat beragama kembali ditegaskan di Bumi Nyiur Melambai. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), secara resmi menyalurkan bantuan hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah Tahun 2026. Sebanyak 46 ekor sapi berkualitas diserahkan untuk didistribusikan ke 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, sebuah langkah nyata pemerintah daerah dan pusat agar kebahagiaan dan berkah kurban dapat dirasakan hingga ke pelosok wilayah, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

Prosesi penyerahan berlangsung di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut, Senin (25/5/2026). Dari total hewan kurban yang disalurkan, 30 ekor di antaranya merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, sedangkan 16 ekor lainnya adalah bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dukungan dari pemerintah pusat ini menjadi bukti perhatian khusus terhadap kesejahteraan dan kelancaran ibadah umat Islam di wilayah Indonesia bagian utara.

Bagi Gubernur Yulius Selvanus Komaling, agenda ini bukan sekadar program rutin tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian, serta sarana mempererat persaudaraan dan kerukunan hidup antarumat beragama yang telah menjadi ciri khas dan kekuatan utama masyarakat Sulawesi Utara.

Baca Juga:  Sulut Tuan Rumah Natal Nasional 2025: Gubernur YSK & GMIM Bersatu Wujudkan Sukacita Bersama

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada seluruh umat muslim yang tengah menjalankan ibadah. Lebih dari itu, ini adalah upaya kita bersama untuk terus mempererat semangat kebersamaan, persatuan, dan toleransi yang sudah terjalin sangat baik di daerah ini,” tegas YSK di hadapan para pengurus takmir masjid dan undangan yang hadir.

Sesuai Kemampuan, Sasaran Tetap Tepat: Prioritas Daerah Kurang Mampu

Dalam keterangannya, Gubernur YSK menjelaskan bahwa jumlah bantuan yang disalurkan setiap tahunnya selalu disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta dinamika harga pasar ternak. Ia mengakui tahun ini terdapat sedikit penyesuaian jumlah dibanding tahun-tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan lonjakan harga sapi yang cukup tinggi di pasaran.

“Memang setiap tahun jumlahnya berbeda-beda, disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan kondisi harga. Tahun ini memang ada pengurangan jumlah karena harga sapi di pasaran mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Namun satu hal yang pasti, meski jumlahnya menyesuaikan, sasaran dan manfaatnya harus tetap tepat,” ungkap YSK dengan jujur.

Baca Juga:  Gubernur Lemhannas: Media Garda Terdepan Jaga Ketahanan Nasional

Meski harus beradaptasi dengan kondisi ekonomi, Gubernur memastikan penyaluran bantuan tetap diarahkan secara prioritas kepada daerah-daerah dengan tingkat ekonomi masyarakat yang masih rendah. Ia mencontohkan, bantuan kurban dari Presiden yang berjumlah 16 ekor itu sebagian besar akan disalurkan ke wilayah Bolaang Mongondow dan sekitarnya, yang dinilai sangat membutuhkan dukungan agar warga bisa merayakan Iduladha dengan penuh sukacita.

“Besok saya pastikan satu ekor akan diserahkan ke Bolmong, itu dari bantuan Bapak Presiden. Prinsip kami jelas: prioritas diberikan ke daerah-daerah yang masyarakatnya kurang mampu. Kami ingin berkah ini dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan uluran tangan,” tambahnya.

Tersebar dari Manado Hingga Talaud: Meratakan Keadilan Berkah

Bantuan hewan kurban ini disalurkan ke berbagai masjid dan Badan Takmir Masjid (BTM) yang tersebar luas di seluruh penjuru Sulawesi Utara. Distribusi mencakup wilayah mulai dari pusat kota hingga daerah terpencil dan kepulauan, memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal.

Beberapa titik penyaluran yang menjadi perhatian antara lain Masjid Raya Ahmad Yani Lawangirung dan Masjid Kyai Mojo di Manado, Masjid Al Hikmah di Tondano, Masjid Nurul Insan di Kotamobagu, Masjid Al Jihad di Ulu Siau Timur, hingga Masjid Nurul Jihad di Kecamatan Beo Utara, Kabupaten Kepulauan Talaud. Jangkauan luas ini menegaskan komitmen pemerintah agar keadilan dan kesejahteraan dapat dirasakan secara merata.

Baca Juga:  HUT ke-81 RI, YSK Tegaskan Kemerdekaan Harus Dibayar dengan Kerja Nyata

Gubernur Yulius berharap, sapi-sapi yang disalurkan ini tidak hanya menjadi hewan sembelihan, tetapi menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan, sarana berbagi rezeki, dan menguatkan ikatan sosial antarwarga.

“Diharapkan bantuan ini benar-benar berguna dan membawa manfaat besar bagi masyarakat muslim dalam menjalani ibadah dan merayakan Hari Raya Iduladha. Semoga semangat berkorban dan berbagi ini terus hidup dan memperkokoh persatuan kita di Sulawesi Utara,” doakan YSK.

Langkah strategis dan inklusif ini pun mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Warga menilai kehadiran pemerintah melalui bantuan kurban ini sangat membantu, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, sehingga mereka pun bisa merasakan kebahagiaan dan keberkahan Iduladha yang sama dengan warga lainnya di Bumi Nyiur Melambai. (EL)