Sulut1news.com, Manado – Konsolidasi internal sekaligus penguatan arah politik Partai Golkar Sulawesi Utara pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI mulai digerakkan. Ketua DPD I Partai Golkar Sulut terpilih, (MEP), bersama tim formatur dan jajaran panitia, melakukan pertemuan strategis dengan Gubernur Sulut di Wisma Bumi Beringin, Kamis (16/4/2026) malam.
Pertemuan tersebut tidak sekadar silaturahmi politik, tetapi menjadi momentum awal sinkronisasi antara kekuatan partai dan arah kebijakan pemerintah daerah ke depan.
MEP menjelaskan, pertemuan itu bertujuan untuk melaporkan secara langsung hasil pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Sulut yang telah rampung digelar, sekaligus menegaskan komitmen partai dalam menjaga stabilitas politik daerah.
“Setelah seluruh rangkaian Musda XI selesai, kami langsung bertemu dengan Bapak Gubernur untuk menyampaikan hasilnya. Ini menjadi momen penting karena beliau adalah pembina politik di Sulawesi Utara,” ujar MEP.
Selain itu, MEP yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sulut menegaskan bahwa hasil Musda bukan hanya sebatas proses organisasi, tetapi menjadi pijakan strategis untuk memperkuat soliditas kader serta memperjelas arah perjuangan partai.
“Musda ini adalah langkah awal untuk memastikan Golkar semakin solid dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tambahnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Panitia Musda XI Golkar Sulut, , mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut pihaknya juga menyampaikan salam dari Ketua Umum Partai Golkar, , kepada Gubernur.
Lebih jauh, Raski menegaskan posisi Partai Golkar sebagai bagian dari koalisi pengusung pemerintahan saat ini tetap konsisten dan tidak berhenti pada momentum Pilkada semata.
“Kami mempertegas bahwa Golkar adalah bagian dari koalisi pengusung. Komitmen kami tidak berhenti di Pilkada, tetapi akan terus mengawal dan memastikan program-program pro rakyat Gubernur berjalan hingga tuntas,” tegasnya.
Pertemuan ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa peta politik di Sulawesi Utara pasca-Musda Golkar akan mengarah pada penguatan kolaborasi antara partai politik dan pemerintah daerah, terutama dalam mendorong agenda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan struktur kepengurusan baru yang segera difinalisasi, Golkar Sulut diproyeksikan akan lebih agresif dalam memainkan peran strategis, baik di legislatif maupun dalam mendukung kebijakan eksekutif di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus. (Mars)






