PolitikTerkini

Michaela Engeli Paruntu, Calon Kuat Ketua DPD I Golkar Sulut: Pelopor Persatuan di Tengah Dinamika Internal

92
×

Michaela Engeli Paruntu, Calon Kuat Ketua DPD I Golkar Sulut: Pelopor Persatuan di Tengah Dinamika Internal

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar (PG) Sulawesi Utara, sosok dr. Michaela Engeline Paruntu (MEP) semakin mengemuka sebagai kandidat terkuat untuk menduduki posisi Ketua DPD I PG Sulut. Dengan reputasi sebagai figur pemersatu, MEP diharapkan mampu meredakan potensi resistensi di tengah fraksi-fraksi internal partai yang berlambang pohon beringin ini.

Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik M. Tumbelaka, memberikan gambaran yang jelas mengenai kekuatan dukungan yang mengalir ke arah MEP. Menurutnya, munculnya dukungan ini adalah respons alami terhadap kebutuhan mencari titik temu antar kelompok di dalam partai. “Kita sering kali menemukan satu sosok yang memiliki resistensi minimal, yang dapat diterima oleh berbagai faksi sebagai pemersatu,” ujarnya saat memberikan analisis di Manado.

Baca Juga:  Tuntas Dibahas, Seluruh Fraksi Setuju Lanjutkan APBD 2025 ke Tahap Pengambilan Keputusan

Tumbelaka menarik paralel antara MEP dengan Christiany Eugenia Paruntu (CEP) serta Olly Dondokambey, tokoh-tokoh yang dikenal sebagai pemersatu penting di masing-masing partai. Menurutnya, MEP telah menunjukkan identitas politik yang kuat, yang memungkinkannya untuk melanjutkan peran CEP sebagai perekat berbagai kepentingan di dalam Golkar. Dalam konteks ini, peran MEP dianggap krusial demi menjaga stabilitas Golkar di “Bumi Nyiur Melambai.”

Tumbelaka lalu menguraikan tiga keunggulan utama yang menjadikan MEP sebagai kandidat unggulan. Pertama, sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut, MEP memiliki nilai tawar politik yang tinggi di peta kekuasaan regional. Kedua, dukungan massa yang riil hingga ke akar rumput semakin menguatkan posisinya. Terakhir, MEP merupakan kader murni hasil tempaan internal Golkar, bukan figur instan atau “kutu loncat.”

Baca Juga:  DPRD Sulut Dorong Solusi Pendidikan bagi Anak Putus Sekolah

“MEP adalah kader yang sudah teruji dan berakar dalam ideologi partai. Ke depan, kita sangat memerlukan pemimpin dengan rekam jejak yang jelas untuk menghadapi tantangan di tengah perbedaan faksi yang ada,” pungkas Tumbelaka.

Berita ini memberikan gambaran mendalam mengenai persiapan internal Partai Golkar Sulut menjelang Musda, dengan fokus pada legitimasi calon ketua berdasarkan rekam jejak dan penerimaan dari berbagai faksi. Dengan MEP di panggung, Golkar Sulut dapat berharap untuk menemukan kembali momentum persatuan dan kekuatan di masa mendatang. (Mars)