Sulut1news.com, Manado – Keputusan berani Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang membatalkan rencana kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menuai gelombang apresiasi. Kebijakan ini dinilai sebagai bukti nyata kepemimpinan yang lebih mengutamakan rakyat kecil. Rabu (07/01/2026).
Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), melalui Sekretaris Partai, Raski Mokodompit, memberikan pujian terbuka atas langkah taktis Gubernur tersebut.
Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa Sulawesi Utara saat ini berada di tangan pemimpin yang memiliki empati tinggi terhadap beban hidup masyarakat.
“Pak Gubernur Yulius Selvanus memilih mendengar suara rakyat. Ini adalah keputusan yang mencerminkan kepemimpinan bijak dan sepenuhnya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Raski Mokodompit, yang juga merupakan legislator senior di DPRD Sulut.
Sebelumnya, rencana kenaikan PKB sempat memicu kekhawatiran di kalangan pemilik kendaraan, terutama para pelaku usaha kecil dan menengah yang sangat bergantung pada transportasi. Keputusan pembatalan ini pun hadir sebagai angin segar yang memberikan kepastian hukum dan ekonomi.
Raski menegaskan bahwa kebijakan yang pro-rakyat seperti ini seharusnya menjadi standar baku bagi seluruh pemimpin daerah.
“Pemimpin tidak boleh membuat keputusan yang justru menambah beban di pundak masyarakat. Keberanian Pak Gubernur untuk mengevaluasi dan membatalkan rencana tersebut patut dicontoh,” tegasnya.
Partai Golkar Sulawesi Utara optimis bahwa gaya kepemimpinan Yulius Selvanus yang mengedepankan dialog dan kepentingan publik akan membawa daerah ini ke arah pembangunan yang lebih inklusif.
“Sulawesi Utara akan bergerak maju jika dipimpin dengan hati dan keberanian untuk membela rakyat. Kami optimis masa depan pembangunan kita akan lebih berkelanjutan dengan prinsip kepentingan publik sebagai prioritas utama,” pungkas Raski.(Mars).






