Sulut1news.com, Boltim – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) melanjutkan rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulut di wilayah Bolaang Mongondow Raya dengan mengunjungi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (11/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur YSK didampingi Ketua TP-PKK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus serta jajaran pemerintah provinsi. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Boltim bersama unsur Forkopimda serta masyarakat setempat.
Kegiatan Safari Ramadan kali ini dirangkaikan dengan program Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat serta agenda buka puasa bersama, sebagai upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga.
Pertambangan Rakyat Jadi Peluang Ekonomi Baru
Dalam sambutannya, Gubernur YSK menyoroti potensi ekonomi besar yang dimiliki Boltim, terutama di sektor pertambangan rakyat. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) seluas sekitar 2.500 hektare yang terbagi dalam 25 blok.
Menurutnya, kawasan tersebut nantinya dapat dikelola oleh koperasi masyarakat sehingga manfaat ekonomi dari aktivitas pertambangan bisa dirasakan langsung oleh warga lokal.
“Jika 25 blok WPR ini dikelola oleh 25 koperasi, maka peluang masyarakat Boltim untuk meningkatkan kesejahteraan akan semakin besar,” ujar YSK.
Ia menjelaskan, pengelolaan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) nantinya akan melibatkan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) di tingkat kabupaten. Skema tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola pertambangan yang lebih tertib, sekaligus memberi kontribusi nyata terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Pemprov Sulut Siapkan Dana Bagi Hasil Rp11 Miliar
Selain membahas potensi ekonomi, gubernur juga menyoroti sejumlah kebutuhan fasilitas pemerintahan di Boltim, salah satunya belum tersedianya rumah dinas bagi Wakil Bupati.
YSK menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulut berkomitmen membantu pemerintah daerah melalui penyaluran kewajiban dana bagi hasil kepada Pemkab Boltim.
“Hutang bagi hasil kepada Pemkab Boltim sebesar Rp11 miliar akan segera disalurkan. Dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembangunan rumah dinas wakil bupati,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan PAD daerah akan berdampak langsung pada kemampuan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur.
“Kalau PAD meningkat, maka berbagai keluhan masyarakat, terutama soal infrastruktur, akan lebih mudah ditangani,” tambah YSK.
Kembali Hadir di Boltim Setelah Tahun Lalu Berhalangan
Pada kesempatan itu, YSK juga mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya ia tidak sempat menghadiri Safari Ramadan di Boltim karena mendapat penugasan mendadak di Jakarta.
“Tahun lalu saya tidak sempat hadir di Boltim karena ada tugas mendadak di Jakarta. Tahun ini saya bersyukur bisa datang dan bertemu langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.
Buka Puasa dan Penyerahan Bantuan
Rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kepada masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Boltim.
Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat di rumah jabatan Bupati Boltim, dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Melalui Safari Ramadan ini, Gubernur YSK berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sekaligus mendorong pembangunan ekonomi daerah agar lebih inklusif dan berkelanjutan.
(EL)






