Sulut1news.com, Minahasa – Bupati Minahasa Robby Dondokambey melantik 21 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di Gedung Wale Ne Tou, Senin (26/1/2026), dengan mengangkat tema transformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja sebagai fokus utama. Pelantikan yang melibatkan 16 pejabat definitif dan 5 pelaksana tugas (Plt) tidak hanya sekadar rotasi jabatan, namun juga langkah strategis untuk membangun birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Robby menegaskan bahwa era pemerintahan tradisional sudah tidak relevan lagi dan membutuhkan terobosan nyata. “Pemerintahan tidak lagi dapat dijalankan dengan cara-cara lama. Kita membutuhkan terobosan dan keberanian mengambil langkah baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Selain mempercepat proses birokrasi, para pejabat baru juga diminta memastikan validitas setiap dokumen kinerja pemerintahan. Penekanan khusus diberikan pada penyusunan dokumen strategis seperti Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).
“Bahkan capaian kinerja dan inovasi tahun 2025 harus disusun secara sistematis. Kualitas laporan adalah cerminan langsung dari kualitas kinerja di lapangan – tidak boleh ada lagi data yang tidak sinkron atau terlambat,” jelasnya.
Beberapa posisi kunci yang diisi dalam pelantikan ini mencakup sektor-sektor penting pembangunan daerah:
– Alexander Mamesah: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa
– Arthur Palilingan: Kepala Dinas Pendidikan
– Dano Warouw: Kepala Dinas Perhubungan
– David Mangundap: Kepala Badan Keuangan
– Johny Tendean: Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia
– Moudy Pangerapan: Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Sementara lima posisi Plt diberikan kepada:
– Ricky Laloan (Dinas Kominfo)
– Rivai Mamoto (Dinas PUPR)
– Arnold Siwi (Satpol PP)
– Robert Ratulangi (Sekretaris DPRD)
– Sandro Mogot (BPBD)
Acara pelantikan yang dihadiri Wakil Bupati Vanda Sarundajang, Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, serta jajaran pimpinan perangkat daerah lainnya, juga diwarnai dengan penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kerja. Hal ini menjadi komitmen bersama untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran.
Di akhir acara, Bupati Robby juga mengajak peran serta keluarga, khususnya pengurus Dharma Wanita, untuk mendukung integritas para pejabat. “Dukungan keluarga menjadi kunci penting dalam mewujudkan visi Minahasa sebagai daerah pariwisata yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Redaksi Sulut1News






