“Bukan Cuma Tugas Kampus!” 150 Mahasiswa Suluttenggomalut Jadi Relawan Pajak, Siap Bantu Warga Pakai Coretax
Sulut1news.com, Manado – Tak hanya fokus pada nilai akademik, 150 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) kini berperan sebagai agen perubahan dalam dunia perpajakan. Mereka resmi diangkat sebagai Relawan Pajak Untuk Negeri (Renjani) dalam acara pengukuhan yang digelar secara hybrid di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Suluttenggomalut pada Jumat (30/01/2026).
Berbeda dengan narasi relawan pajak yang biasanya hanya dilihat sebagai penyalur informasi, tahun ini Renjani diangkat dengan angle baru: sebagai “jembatan teknis” yang membantu masyarakat melewati masa transisi sistem perpajakan ke aplikasi baru bernama Coretax, sekaligus mengembangkan kompetensi diri yang menjadi nilai tambah di dunia kerja.
Dari 6 Perguruan Tinggi, Relawan Siap Bantu Warga “Masak” Coretax
Acara yang dihadiri perwakilan mahasiswa dan dosen pendamping dari Universitas Sam Ratulangi, Universitas Klabat, STIE Petra Bitung, Politeknik Negeri Manado, Universitas Prisma, hingga Universitas Khairun Ternate ini menghadirkan sekitar 40 mahasiswa secara langsung di Manado, dengan sisanya mengikuti daring dari masing-masing provinsi.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Suluttenggomalut, Joga Saksono, menjelaskan bahwa fokus pelatihan tahun ini mengalami pergeseran total dibandingkan tahun sebelumnya. “Kita tidak hanya berbagi teori perpajakan, tapi secara penuh beralih ke materi teknis Coretax. Para relawan akan diajarkan mulai dari aktivasi akun, pembuatan kode otorisasi, hingga cara pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi khusus untuk karyawan,” ujarnya.
“Keterampilan Ini Bisa Bantu Kalian Kerja Nanti”
Kepala Kanwil DJP Suluttenggomalut, Eureka Putra, dalam sambutannya menekankan bahwa peran Renjani bukan hanya berkontribusi pada negara, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi diri para mahasiswa. “Peran adik-adik sangat dibutuhkan untuk menyosialisasikan Coretax kepada masyarakat. Selain itu, keterampilan dan pemahaman di bidang perpajakan ini akan menjadi nilai tambah di curriculum vitae kalian ketika memasuki dunia kerja,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, Eureka juga mengaitkan peran generasi muda dengan target besar pembangunan negara. Tahun 2026, pemerintah menetapkan target penerimaan pajak nasional sebesar Rp2.357 triliun, atau tumbuh 22,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ia berharap para relawan dapat menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran pajak dan menjaga integritas bangsa dengan menjauhi perilaku koruptif, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.
Setelah Diukuhkan, Langsung Diberi Materi “Hands-On”
Usai prosesi pengukuhan, para relawan langsung mendapatkan pembekalan materi teknis mengenai tata cara pelaporan SPT melalui Coretax yang dipandu oleh Tim Fungsional Penyuluh Kanwil DJP Suluttenggomalut. Kegiatan ini dirancang agar mereka bisa langsung memberikan asistensi praktis kepada masyarakat yang mungkin mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan sistem baru.
Kanwil DJP Suluttenggomalut berharap para Relawan Pajak Untuk Negeri dapat menjadi mitra strategis yang efektif dalam meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak, sekaligus menyukseskan masa transisi menuju implementasi penuh Coretax yang lebih modern dan efisien.
(EL)






