Jakarta

“Prabowo Minimal Dua Periode!” – PKB Dukung Total Sinyal Cawapres 2024 Kembali Maju di Pilpres 2029, PDIP Fokus Urus Rakyat

105
×

“Prabowo Minimal Dua Periode!” – PKB Dukung Total Sinyal Cawapres 2024 Kembali Maju di Pilpres 2029, PDIP Fokus Urus Rakyat

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Jakarta – Sinyal Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendapatkan respons tajam dari koalisi dan oposisi. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengumumkan dukungan penuh partainya, bahkan menargetkan Prabowo menjabat minimal sepuluh tahun. Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai pembahasan kekuasaan terlalu dini dan lebih fokus pada permasalahan rakyat.

Dukungan PKB disampaikan Cak Imin seusai menghadap Prabowo di Istana Kepresidenan pada Rabu (4/2/2026) siang. Menurutnya, kinerja Prabowo selama menjabat telah memuaskan, sehingga pantas untuk memimpin dalam dua periode penuh.

“Kami pokoknya intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periode lah,” tegas Cak Imin.

Baca Juga:  BANSER & KORBAN KECEWA! Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Belum Ada Maaf Langsung

Namun, ketika ditanya terkait dukungan untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presidennya, Cak Imin enggan memberikan klarifikasi yang lugas. Ia menyatakan bahwa pihaknya belum melakukan pembahasan mendalam terkait pasangan calon yang akan diusung pada tahun 2029 mendatang.

Sinyal kemungkinan kembalinya Prabowo bertarung di Pilpres 2029 pertama kali disampaikannya dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor pada Senin (2/2/2026). Di kesempatan itu, Presiden bahkan menantang pihak-pihak yang sering mengkritiknya untuk bersaing langsung di panggung pemilihan umum mendatang.

Pernyataan ini memicu perbedaan pandangan yang mencerminkan dinamika politik nasional. Jika PKB mengangkat argumen “kontinuitas pembangunan” sebagai dasar dukungan kepada Prabowo, PDIP justru mengedepankan “kebutuhan mendesak rakyat” sebagai prioritas utama.

Baca Juga:  Vonis Bebas Aktivis Demo Agustus, Polda Metro Jaya Tegaskan Proses Hukum Sudah Sesuai Mekanisme

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Andreas Hugo Pareira menyatakan bahwa Pilpres 2029 belum menjadi fokus partainya. Menurutnya, ada sejumlah tantangan yang lebih mendesak yang harus diatasi bersama.

“Saat ini PDIP masih fokus dalam melakukan konsolidasi partai, terutama untuk membantu rakyat dalam menghadapi berbagai tantangan seperti bencana ekologi dan dampak lanjutannya,” jelasnya pada Selasa (3/2/2026).

Andreas menambahkan bahwa masyarakat sudah bosan dengan pembahasan yang hanya berkutat pada perebutan kekuasaan, sementara banyak permasalahan nyata yang belum terselesaikan.

“Bosan rakyat hanya bicara mengejar kekuasaan. Sekarang ini masyarakat sulit mencari lapangan kerja, ada pemutusan hubungan kerja yang meluas, ditambah lonjakan harga pangan dengan daya beli yang menurun. Kami urus dulu rakyat dibandingkan soal pemilihan presiden,” ucapnya tegas.

Baca Juga:  90 Persen Anjlok, Kini Bergerak Lagi: Hormuz Jadi Taruhan Energi Dunia

Perbedaan tanggapan ini menjadi cerminan kondisi politik Indonesia yang mulai menunjukkan benturan antara upaya menjaga stabilitas pemerintahan dengan tuntutan perubahan yang lebih fokus pada kesejahteraan rakyat. Sementara koalisi pemerintah menyoroti pencapaian kerja pemerintah sebagai alasan untuk kelanjutan kepemimpinan, oposisi memilih untuk mengedepankan aspirasi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi dan sosial.

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Partai Gerindra terkait dukungan yang diberikan PKB maupun komentar dari PDIP. Namun, sinyal Prabowo untuk maju kembali telah membuka babak baru dalam dinamika persiapan politik jelang Pilpres 2029.

 Redaksi Sulut1News