Sulut1news.com, Manado — Upaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat di wilayah pinggiran kembali ditegaskan Anggota DPRD Sulawesi Utara, Louis Carl Schramm, saat menggelar kegiatan reses di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Senin (30/3/2026). Momentum ini menjadi ruang penting bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan mendasar yang selama ini mereka hadapi.
Bertempat di Aula Kelurahan Bailang, kegiatan tersebut dihadiri puluhan warga, Lurah Bailang Aldo Kanon Erikson Sumerah beserta jajaran, para Ketua Lingkungan, hingga unsur masyarakat sipil dan fasilitator kegiatan. Suasana dialog berlangsung hangat namun sarat harapan, ketika warga satu per satu menyampaikan kondisi riil di lapangan.
Sejumlah persoalan krusial mencuat, mulai dari keterbatasan akses jalan, kebutuhan penerangan, hingga permintaan pengaspalan di beberapa titik yang dinilai sangat mendesak. Tak hanya itu, sektor pendidikan turut menjadi sorotan, termasuk harapan agar program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat dapat direalisasikan di Bailang melalui sinergi dengan Pemerintah Kota Manado.
Salah satu kondisi yang paling menyita perhatian adalah kehidupan puluhan warga di bantaran sungai yang hingga kini masih bergantung pada rakit atau perahu tanpa mesin untuk beraktivitas sehari-hari. Akses yang terbatas dan minimnya infrastruktur dinilai menghambat mobilitas serta keselamatan warga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Schramm menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Pemerintah Kota Manado. Ia juga memastikan bahwa setiap masukan yang diterima akan menjadi bahan prioritas dalam perencanaan program pembangunan ke depan.
Menariknya, dalam pertemuan tersebut Schramm juga langsung merespons salah satu kebutuhan mendesak warga dengan menyatakan kesiapannya untuk membantu pembiayaan secara pribadi. Pernyataan spontan itu sontak disambut tepuk tangan meriah dari peserta yang hadir, sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar formalitas reses, tetapi untuk benar-benar mendengar dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” tegas Schramm.
Sementara itu, Lurah Bailang, Aldo Kanon Erikson Sumerah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD Sulut tersebut. Ia menilai kegiatan reses menjadi sarana efektif untuk menjembatani aspirasi warga dengan pengambil kebijakan di tingkat provinsi.
Menurutnya, sejumlah kebutuhan di Kelurahan Bailang sebenarnya telah diusulkan melalui Musrenbang maupun ditangani oleh Pemerintah Kota Manado. Namun demikian, dukungan dari pemerintah provinsi dinilai sangat penting untuk mempercepat realisasi pembangunan.
“Kami berharap kolaborasi antara DPRD Provinsi dan pemerintah daerah terus terjalin, sehingga pembangunan di Bailang bisa semakin maju dan merata,” ujar Sumerah.
Reses ini menjadi bukti bahwa sinergi antara wakil rakyat dan pemerintah setempat tetap menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar. (Mars)






