Sulut1news.com, Jakarta — Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie menegaskan komitmen kuat partainya untuk mengawal pemerintahan bersama hingga akhir masa jabatan. Sikap ini sekaligus menegaskan arah politik PSI yang mengedepankan stabilitas dan keberlanjutan pembangunan nasional di tengah dinamika global.
Pernyataan tersebut disampaikan Grace di sela agenda konsinyering DPP-DPW PSI di Jakarta, Minggu (12/4/2026). Ia menekankan bahwa kesinambungan pemerintahan menjadi faktor kunci agar berbagai program strategis negara dapat berjalan optimal tanpa terganggu perubahan arah kebijakan yang terlalu sering.
“PSI berkomitmen mendukung Pak Prabowo dan Mas Gibran sampai selesai. Keberlanjutan itu penting agar kebijakan yang sudah dirancang bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Grace.
Menurutnya, pergantian kebijakan yang terlalu cepat berisiko menghambat efektivitas program, bahkan berpotensi membuat kebijakan yang baik tidak mencapai hasil maksimal. Karena itu, PSI memilih berdiri pada garis konsistensi untuk menjaga kesinambungan pembangunan.
Lebih jauh, Grace juga menyoroti pentingnya efisiensi pemerintahan di tengah kondisi geopolitik global yang dinilai sedang tidak stabil. Dalam situasi tersebut, ia menilai pemerintah perlu memprioritaskan anggaran pada sektor-sektor yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dalam kondisi geopolitik yang tidak baik-baik saja, efisiensi menjadi langkah penting. Pelayanan publik yang paling krusial harus diutamakan,” tegasnya.
Ia menambahkan, langkah penghematan pada pos-pos yang dinilai tidak efisien merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan agar lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.
Dukungan PSI terhadap agenda efisiensi dan keberlanjutan ini mencerminkan posisi partai tersebut sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas politik sekaligus mendorong efektivitas kebijakan nasional ke depan.
EKO






