Minut

MTQ XXXI Sulut Dibuka Menag RI, Gubernur YSK Tegaskan Sulawesi Utara Tetap Jadi Benteng Kerukunan Nasional

120
×

MTQ XXXI Sulut Dibuka Menag RI, Gubernur YSK Tegaskan Sulawesi Utara Tetap Jadi Benteng Kerukunan Nasional

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Minahasa Utara – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara bukan sekadar menjadi panggung bagi para qari dan qariah terbaik. Lebih dari itu, perhelatan akbar yang dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, di Alun-alun Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Senin (6/7/2026), menjadi penegasan bahwa Sulawesi Utara terus menjaga posisinya sebagai salah satu daerah dengan tingkat kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia.

Kedatangan Menteri Agama disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK). Suasana penuh kehangatan tampak saat keduanya berjabat tangan dan berpelukan sebelum berjalan berdampingan menuju panggung utama, disambut ribuan peserta MTQ, tokoh agama, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Baca Juga:  Dari Minut, Gubernur Yulius Selvanus Saksikan Prabowo Luncurkan Sejarah Baru Ekonomi Rakyat: 1.061 Koperasi Merah Putih

Momentum tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam memperkuat kehidupan beragama yang damai, harmonis, dan saling menghormati di tengah keberagaman.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Agama di Bumi Nyiur Melambai. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi masyarakat Sulawesi Utara untuk terus merawat nilai-nilai toleransi yang telah menjadi identitas daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Agama Republik Indonesia. Kehadiran beliau merupakan kehormatan besar sekaligus wujud perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan kehidupan keagamaan di Sulawesi Utara,” ujar Gubernur.

YSK menegaskan bahwa MTQ memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, nilai utama kegiatan ini terletak pada upaya membumikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Baca Juga:  Lima Kali Berturut-turut Raih WTP: Bukti Konsistensi Joune Ganda–Kevin Lotulung Bangun Tata Kelola Bersih dan Minut Maju

“MTQ bukan hanya kompetisi untuk mencari juara. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an mampu membentuk karakter masyarakat yang menjunjung tinggi kedamaian, persaudaraan, dan saling menghargai. Sulawesi Utara adalah rumah besar bagi semua, sehingga semangat toleransi harus terus kita pelihara bersama,” tegasnya.

Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara tahun 2026 diikuti oleh kafilah terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara. Selain menjadi media syiar Islam yang menyejukkan, ajang ini juga menjadi proses seleksi untuk menentukan putra-putri terbaik yang akan membawa nama Sulawesi Utara pada MTQ Tingkat Nasional.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap para peserta tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga menjadi generasi yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi duta perdamaian di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Dari Santri Jombang ke Pemuda GPdI Minut: Wapres Gaungkan Kerukunan di Tengah Keberagaman

Pembukaan MTQ XXXI berlangsung khidmat dan semarak dengan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama lintas agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati Alun-alun Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Melalui penyelenggaraan MTQ ini, Sulawesi Utara kembali menunjukkan bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang terus dijaga bersama sebagai modal utama membangun daerah yang damai, religius, dan harmonis.
EL