Sulut1news.com, Manado – Semangat toleransi dan persatuan mewarnai perayaan 1 Abad Pemuda GMIM yang dirangkaikan dengan Selebrasi Paskah 2026 di Lapangan Sparta Tikala, Kota , Senin (6/4/2026). Kegiatan akbar yang diikuti ribuan pemuda dari berbagai wilayah ini tak hanya menjadi momentum iman, tetapi juga panggung kebersamaan lintas agama di Sulawesi Utara.
Kehadiran organisasi kepemudaan lintas agama turut memperkuat pesan kerukunan tersebut. Di antaranya, Kota Manado bersama yang berada di bawah naungan . Mereka ambil bagian aktif dalam pengamanan dan kelancaran jalannya kegiatan.
Ketua Banser Kota Manado, , menyampaikan bahwa keterlibatan mereka merupakan bentuk panggilan moral sebagai sesama pemuda untuk menjaga harmoni sosial di daerah yang dikenal dengan toleransinya ini.
“Momentum yang diadakan Pemuda GMIM ini membuat kami terpanggil untuk ikut ambil bagian membantu panitia. Ini bukan hanya soal pengamanan, tapi juga wujud nyata kebersamaan lintas iman dalam menjaga kerukunan di Kota Manado,” ujarnya.
Ia menjelaskan, puluhan personel Banser ditempatkan di sejumlah titik strategis, khususnya di jalur yang dilalui peserta. Langkah ini dilakukan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Kami bersinergi dengan panitia dan pihak terkait untuk mengurai kemacetan serta memberikan rasa aman bagi seluruh peserta yang hadir,” tambahnya.
Perayaan 1 Abad Pemuda GMIM ini menjadi simbol kuat bahwa semangat kebersamaan antarumat beragama di Sulawesi Utara terus terjaga. Kolaborasi lintas organisasi kepemudaan pun menjadi bukti nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun daerah yang damai dan harmonis.
(EL)
Sumber ODC News






