Sulut1news.com, Manado – Badan Gizi Nasional (BGN) akan membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap ketiga pada kuartal I tahun 2026, tepat setelah penyelesaian proses seleksi tahap kedua yang dijadwalkan rampung awal bulan depan. Selain itu, pihaknya juga telah merencanakan seleksi tahap keempat dengan jumlah formasi yang sama besarnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan hal ini dalam rapat kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Selasa (20/1/2026). Menurutnya, BGN telah melakukan koordinasi menyeluruh dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN) untuk pelaksanaan kedua seleksi tersebut.
“Kita akan buka secara umum seleksi PPPK tahap ketiga dan keempat, dengan jumlah formasi masing-masing mencapai 32.460 posisi. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang gizi nasional,” ujar Dadan dalam rapat tersebut.
Perihal seleksi tahap keempat, Dadan belum merinci detail lebih lanjut terkait jadwal dan persyaratan khusus yang akan diterapkan. Namun, ia memastikan bahwa persiapan terkait akan dilakukan seiring dengan pelaksanaan tahap ketiga.
Sebelumnya, BGN telah berhasil merampungkan rekrutmen PPPK tahap pertama dengan jumlah 2.080 formasi, yang pengangkatannya telah dilakukan pada 1 Juli 2025. Sementara itu, proses seleksi tahap kedua yang menargetkan 32.000 orang telah memasuki tahapan akhir.
“Dalam tahap kedua, sebanyak 32 ribu peserta telah melakukan pendaftaran dan mengikuti tes berbasis komputer. Dari total formasi yang ditawarkan, 31.250 orang akan melalui jalur seleksi formasi khusus, sedangkan sisanya 750 orang melalui jalur umum yang terbagi menjadi 375 posisi untuk akuntan dan 375 posisi untuk tenaga gizi,” jelas Dadan.
Jadwal tahapan akhir seleksi tahap kedua juga telah ditetapkan secara jelas. Pengumuman kelulusan peserta akan dilakukan pada tanggal 12-13 Januari 2026, diikuti dengan tahap pengisian daftar riwayat hidup (DRH) pada 14-23 Januari 2026. Selanjutnya, proses pengusulan Nomor Induk PPPK akan berlangsung pada 24-31 Januari 2026, dengan target pengangkatan resmi dapat dilakukan mulai 1 Februari 2026.
(EL)






