JakartaNasional

CPNS 2026 DIRESERVASI KHUSUS FRESH GRADUATE – PEMERINTAH SIAPKAN KELOLAAN FORMASI, BKN PERINGATKAN SERANGAN DEEPFAKE HOAKS

207
×

CPNS 2026 DIRESERVASI KHUSUS FRESH GRADUATE – PEMERINTAH SIAPKAN KELOLAAN FORMASI, BKN PERINGATKAN SERANGAN DEEPFAKE HOAKS

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Jakarta – Pemerintah resmi mengumumkan bahwa seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 akan dibuka secara eksklusif bagi lulusan baru atau fresh graduate. Kebijakan khusus ini diumumkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini saat ditemui di Gedung DPR pada 19 Januari 2026, sebagai bentuk perhatian terhadap kaum muda yang baru menyelesaikan pendidikan.

“Tentunya saya concern ya terhadap teman-teman dari fresh graduate ya,” ungkap Rini dalam keterangan yang dikutip pada Senin (26/1/2026). Menurutnya, proses penghitungan kebutuhan formasi CPNS masih berlangsung, dengan menunggu data usulan dari seluruh Kementerian atau Lembaga (K/L) yang akan membuka lowongan. “Sedang kita hitung dulu, nanti kementerian lembaga tentunya harus sudah mempersiapkan diri untuk kebutuhan pegawainya,” tambahnya.

Baca Juga:  Tiga Eks Bos Pertamina Minta Bebas, Jaksa Tuntut Uang Pengganti Tembus Rp13,4 Triliun

Kepala Badan Kepegawaiaan Negara (BKN) Zudan Arif Fakhrulloh menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait jadwal pembukaan pendaftaran. Sebelum seleksi dimulai, pemerintah akan melalui tahapan penetapan kebutuhan nasional, persetujuan formasi, dan pengumuman resmi yang hanya akan disebarkan melalui kanal portal pemerintah yang sah.

Ancaman Deepfake: Video Palsu Menyerupai Kepala BKN Beredar di Medsos
Saat persiapan seleksi masih berlangsung, BKN mengeluarkan peringatan serius terkait video hoaks yang tengah menyebar luas di media sosial. Video tersebut menampilkan figur yang secara visual dan suara menyerupai Zudan Arif Fakhrulloh, yang menyampaikan informasi pendaftaran CPNS 2026 dan mengarahkan masyarakat ke tautan tidak resmi.

Baca Juga:  Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

“Berdasarkan hasil analisis forensik digital yang mendalam, kami memastikan video tersebut merupakan produk manipulasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) atau deepfake,” tegas Zudan. Ia menjelaskan bahwa rekayasa tersebut tidak memenuhi unsur rekaman autentik dari sisi visual, audio, gerakan biologis wajah, konsistensi pencahayaan, hingga metadata digital.

Zudan menegaskan bahwa video tersebut bukan berasal dari BKN dan seluruh informasi di dalamnya tidak benar. “Seluruh pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN. Jangan pernah mempercayai tautan pribadi atau situs tidak dikenal, karena berpotensi mengandung risiko kejahatan siber dan penipuan,” tandasnya.

Kebijakan eksklusif untuk fresh graduate dan antisipasi terhadap serangan hoaks digital menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menyediakan akses yang adil serta menjaga keamanan proses rekrutmen aparatur sipil negara.
Redaksi Sulut1News

Baca Juga:  PWI Pusat: Kedaulatan Data dan Masa Depan Media Nasional dalam Era Digital

Sumber CNBC Indonesia