Tomohon

Disiplin, Loyalitas, NKRI: Pesan Tegas YSK ke 320 Laskar Gerindra

47
×

Disiplin, Loyalitas, NKRI: Pesan Tegas YSK ke 320 Laskar Gerindra

Sebarkan artikel ini

Sulut1News.com, Tomohon — Bukan sekadar baris-berbaris dan seremonial. Sebanyak 320 kader Laskar Gerindra Sulawesi Utara resmi ditempa dalam Pendidikan dan Pelatihan yang dibuka Ketua DPD Partai Gerindra Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), di kawasan Linow, Kelurahan Lahendong, Tomohon, Jumat (2/10/2026). Kegiatan berlangsung hingga 4 Oktober 2026.

Dihadiri jajaran pengurus DPD, para Ketua DPC, penasihat partai, serta anggota DPRD Gerindra se-Sulut, diklat ini tak sekadar mencetak kader yang patuh — melainkan membangun pasukan yang disiplin, setia, dan berjiwa negara.

“Tidur pun Harus Disiplin” — Pesan Tegas YSK

Di hadapan ratusan peserta, YSK menegaskan: diklat ini bukan agenda yang lewat begitu saja. Setiap peserta wajib membawa pulang pelajaran yang mengubah cara berpikir dan bertindak.

Baca Juga:  Gubernur Yulius: TIFF Harus Jadi Mesin Ekonomi Rakyat, Bukan Sekadar Parade Bunga

“Kebanggaan ini harus diiringi perubahan sikap. Saya tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi kenangan foto dan laporan,” ujarnya tegas.

Pilar utama yang ditanam: kedisiplinan menyeluruh. Latihan Peraturan Baris-Berbaris bukan sekadar gerakan fisik — melainkan cermin kesetaraan.

“Kalau tak disiplin, ada yang sikap sempurna, ada yang istirahat, ada yang jalan sendiri. Kita satu tim. Jika tak diatur, kita tak akan kemana-mana,” tegasnya.

Dan disiplin itu tak berhenti saat pelatihan usai. YSK menekankan hal yang jarang disampaikan pemimpin: disiplin harus meresap ke setiap detik kehidupan.

“Dari kalian datang sampai pulang, dari bangun tidur sampai tidur kembali — semua harus teratur. Bahkan tidur pun harus disiplin. Itu fondasi kita,” katanya.

Baca Juga:  PERISTIWA MERAH PUTIH TOMOHON 1946: KETIKA GUNTING JADI SENJATA PERJUANGAN KEMERDEKAAN

Satu Salah, Semua Merasakan — Militansi Tanpa Keluh Kesah

Selain kedisiplinan, YSK menanamkan semangat yang tak bisa dipisahkan dari identitas Laskar Gerindra: militansi, pantang menyerah, pantang mengeluh, dan loyalitas tanpa batas.

“Kita harus solid. Loyalitas bukan sekadar kata di pidato — ia teruji saat kita berjuang bersama,” ucapnya.

Prinsipnya tegas: Satu salah, semua merasakan. Satu melanggar, semua bertanggung jawab. Karena kita bukan sekadar kumpulan individu — kita satu tubuh, satu arah, satu tujuan.

Teguh Pancasila, Jaga NKRI, Bangun Daerah

Pesan paling dalam: Laskar Gerindra bukan hanya milik partai — ia milik bangsa. YSK mengingatkan seluruh peserta untuk memegang teguh Pancasila dan UUD 1945, serta menjaga keutuhan NKRI di manapun berada.

Baca Juga:  HUT ke-44 GMIM Kakaskasen Maranatha, Caroll Senduk: Gereja Pilar Utama Pembangunan Karakter

“Kita sudah berjanji. Menjaga negara dan turut membangun daerah adalah tugas kalian, di setiap desa, setiap kelurahan, setiap sudut Sulawesi Utara,” ujarnya.

Partai yang kuat, lanjutnya, bukan yang paling banyak anggotanya — melainkan yang paling disiplin dan paling setia pada janji.

“Jangan melanggar batas. Jaga nama baik partai di mana pun kalian berada. Biarkan kinerja kalian yang berbicara,” pesan YSK menutup arahannya.

Sebagai penutup, ia mengingatkan: setiap langkah dimulai dengan doa, setiap kegiatan dijaga dengan keselamatan. “Ikuti dengan tulus, pulang dengan perubahan nyata,” pungkasnya. (EL)