Jakarta

Duka Mendalam di Jalur Timur: KAI Tanggung Seluruh Biaya, 14 Orang Meninggal Dunia

121
×

Duka Mendalam di Jalur Timur: KAI Tanggung Seluruh Biaya, 14 Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Jakarta – Musibah besar kembali menyelimuti dunia perkeretaapian nasional. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan yang terjadi di wilayah Timur, yang hingga kini mencatat korban jiwa sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 orang luka-luka.

Data terbaru yang dirilis Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, pukul 08.45 WIB menyebutkan, jenazah para korban meninggal dunia saat ini telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, ratusan korban luka saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit rujukan.

Dalam upaya penanganan yang dilakukan secara maksimal, KAI memberikan jaminan kepastian bagi seluruh korban dan keluarga. Perusahaan memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan bagi korban luka, serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia, akan ditanggung sepenuhnya oleh KAI dan pihak asuransi.

Baca Juga:  Aliran Dana PETI Capai Rp992 Triliun Periode 2023-2025, PPATK Temukan Jaringan hingga Luar Negeri

“Sejak awal kejadian, seluruh upaya kami difokuskan pada penyelamatan dan penanganan korban dengan mengutamakan keselamatan. Proses evakuasi dilakukan sangat hati-hati karena banyak korban yang membutuhkan penanganan khusus,” ujar manajemen KAI.

Tim gabungan yang terdiri dari medis KAI, Basarnas, Polri, dan instansi terkait lainnya bekerja tanpa henti dan terkoordinasi penuh untuk memastikan setiap korban mendapatkan pertolongan terbaik.

Korban luka saat ini tersebar dan mendapatkan perawatan di berbagai fasilitas kesehatan, antara lain:

RSUD Bekasi

– RS Bella Bekasi

– RS Primaya

– RS Mitra Plumbon Cibitung

– RS Bakti Kartini

– RS Siloam Bekasi Timur

– RS Hermina

– RS Mitra Keluarga Bekasi Timur & Barat

Baca Juga:  182 WNI Eks ISIS Kabur dari Kamp Al Hol Suriah, Pemerintah Lacak dan Verifikasi Data

KAI juga memastikan keamanan barang-barang milik penumpang yang tertinggal di lokasi kejadian. Seluruh barang telah diamankan dan dikelola melalui layanan lost and found secara terkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses hukum dan pengembalian kepada yang berhak.

Bagi keluarga yang membutuhkan informasi, KAI telah menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121 yang beroperasi 24 jam.

Sementara proses evakuasi dan pembersihan berlangsung, layanan di Stasiun Bekasi Timur untuk sementara tidak melayani naik turun penumpang. Perjalanan KRL saat ini hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi, sedangkan jalur hilir telah dibuka namun dengan pengaturan operasional yang terbatas demi keamanan.

Baca Juga:  RUPIAH REKOR TERLEMAH DI RP16.945/US$, KEPUTUSAN BI HARINI JADI PENENTU KESEIMBANGAN PASAR

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, kembali menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam dan permohonan maaf atas musibah yang menimpa para pelanggan setia.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik dan keluarga memperoleh informasi yang jelas,” ujar Anne dengan nada sedih.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, juga menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan bersama seluruh pihak terkait terus memantau perkembangan situasi dan akan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

Redaksi