Jakarta

Gentingisasi Rumah Rakyat: Prabowo Minta Indonesia Bebas Atap Seng Berkarat dalam 2-3 Tahun

52
×

Gentingisasi Rumah Rakyat: Prabowo Minta Indonesia Bebas Atap Seng Berkarat dalam 2-3 Tahun

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Jakarta – Pemerintah tengah menggulirkan program “gentingisasi” sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas hunian rakyat dan menghadirkan wajah Indonesia yang lebih asri. Program ini akan diintegrasikan dalam Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang awalnya fokus pada bedah dan renovasi rumah, termasuk penggantian atap dengan material yang lebih baik.

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan, program ini tidak hanya menyasar pada perbaikan fisik atap, tetapi juga berbagai elemen penting lainnya dalam rumah rakyat.

“Ini bisa dikatakan semacam program bedah rumah atau renovasi rumah rakyat yang salah satu elemennya selain tentu yang lain-lain dibenahi – mulai dari sanitasi, MCK, hingga penggantian atap yang rusak dengan genting yang lebih baik,” ujar AHY di kantornya, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga:  SERANGAN RUDAL BALISTIK IRAN HANTAM ISRAEL: 6 ORANG TEWAS, PARUH MILYARAN KILOMETER BALAS DENDAM BERAKHIR MEMBAKAR PERMUKIMAN

Genting Lebih Unggul dari Seng: Fungsi dan Estetika

Ketua Umum Partai Demokrat tersebut menyampaikan pandangan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa pembangunan tidak boleh hanya mengejar aspek fisik semata, tetapi juga memperhatikan nilai keindahan dan kenyamanan hunian.

Penggunaan genting sebagai material atap pilihan dipandang mampu meningkatkan kualitas rumah secara komprehensif. “Kalau seng, beliau mengatakan biasanya lebih panas, bisa korosi atau berkarat, dan ketahanannya juga tidak sebaik genting. Jadi penggunaan genting tidak hanya baik dari sisi fungsi, tetapi juga memberikan nilai estetika yang lebih menarik,” jelas AHY.

Berdasarkan arahan tersebut, pengembangan perumahan ke depan – termasuk rumah rakyat dan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah – akan diarahkan untuk menggunakan material atap yang lebih berkualitas.

Baca Juga:  POLRI TETAPKAN STANDAR RESPONS 10 DETIK DAN 10 MENIT UNTUK LAYANAN 110, SESUAI STANDAR PBB

Gerakan Indonesia ASRI Jadi Landasan Kebijakan

AHY juga menyampaikan bahwa arahan Presiden Prabowo telah disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul, yang menjadi dasar bagi gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

“Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Menteri Pekerjaan Umum sudah mendapatkan arahan yang jelas dari Bapak Presiden. Saya akan terus mendorong dan mengkoordinasikan agar program ini berjalan dengan baik di lapangan,” ucapnya.

Sebelumnya, dalam Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Jawa Barat, Minggu (2/2/2026), Prabowo secara tegas mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung upaya memperindah wajah Indonesia, termasuk dengan menghilangkan penggunaan atap seng berkarat yang dinilai tidak menarik bagi wisatawan mancanegara.

Baca Juga:  Bayi Lahir Langsung Terdaftar JKN, Pemerintah Luncurkan INAku

“Kita, saya berharap dalam 2-3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan karat. Karat adalah lambang degenerasi. Bukan lambang kebangkitan,” tegas Presiden Prabowo.

Redaksi Sulut1News