Sulut

Gubernur YSK Beri Amanah ke 6 Pejabat Plt Sulut: ‘Jadilah Jembatan Antar Dinas, Jangan Bekerja Sendirian’

150
×

Gubernur YSK Beri Amanah ke 6 Pejabat Plt Sulut: ‘Jadilah Jembatan Antar Dinas, Jangan Bekerja Sendirian’

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com,  Manado, 9 Februari 2026 – Sebanyak enam pejabat di  lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pelaksana Tugas (Plt), dalam acara yang diintegrasikan dengan pelantikan dan pengambilan  sumpah janji pejabat tingkat tinggi di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin pagi.

Berangkat dari kolaborasi lintas dinas sebagai kunci kemajuan daerah, Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) menegaskan bahwa peran Plt tidak hanya sebatas menjaga kelancaran kerja di masing-masing unit, melainkan juga  menjadi ujung tombak dalam menyatukan langkah antar dinas untuk  menghadapi tantangan pembangunan.

“Penunjukan Plt ini bukan hanya untuk  memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dan pelayanan masyarakat tidak  terganggu – lebih dari itu, saya mengharapkan mereka menjadi  jembatan yang menghubungkan  program-program antar dinas agar tidak  terjadi tumpang tindih atau kesenjangan  layanan,” jelas Gubernur YSK di hadapan  para pejabat yang dilantik.

Baca Juga:  Rona Budaya 2026 Dibuka Gubernur Yulius Selvanus, Museum Negeri Jadi Panggung Kreativitas

Salah satu poin yang menjadi fokus  utama adalah harapan terhadap Novita Lumintang sebagai Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,  yang diharapkan dapat menjembatani  program pembangunan desa dengan  kebutuhan sumber daya manusia yang  dikelola oleh Franky Alexander Tintingon sebagai Plt Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Sementara itu, Zainudin Saleh Hilian  yang menjabat Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian,  dan Statistik, dituntut untuk menjadi “otak sistem” yang menghubungkan data  dan informasi dari seluruh dinas – mulai dari program pemuda dan olahraga yang akan digerakkan oleh Audi Pangemanan,  hingga potensi kelautan dan perikanan  yang akan dikembangkan oleh Fransiskus E Manumpil.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dalam  kompartemen sendiri. Misalnya,  program peningkatan keterampilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang dipimpin oleh Noldy Zadrakh Salindeho  harus selaras dengan  kebutuhan pasar kerja dan potensi sektor seperti kelautan maupun program pemberdayaan masyarakat,” papar Gubernur YSK.

Baca Juga:  Gubernur Sulut Sambut Kunker Wamendagri: Fokus pada Penanganan Bencana dan Kemanusiaan

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Yulius menegaskan bahwa profesionalisme, loyalitas, dan tanggung jawab menjadi landasan utama, sementara kecepatan beradaptasi dan menjaga integritas menjadi nilai tambah yang harus dimiliki oleh setiap pejabat Plt.

“Jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, jadikan posisi Plt sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa kerja sama antar dinas bisa membawa perubahan nyata bagi kemajuan Sulawesi Utara,” pungkasnya.
(EL)