Sulut

Gubernur Yulius Gelar Coffee Morning dengan Wartawan: Media Didorong Jadi Mitra Strategis Kawal Potensi Besar Sulut

162
×

Gubernur Yulius Gelar Coffee Morning dengan Wartawan: Media Didorong Jadi Mitra Strategis Kawal Potensi Besar Sulut

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado — Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menegaskan pentingnya kemitraan yang terbuka antara pemerintah dan pers dalam mengawal pembangunan daerah sekaligus memastikan potensi besar Sulawesi Utara benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan coffee morning dan silaturahmi Gubernur Sulut bersama wartawan, yang berlangsung di Graha Bumi Beringin, Manado, Rabu (26/8/2026).

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Forum ini dimanfaatkan Gubernur Yulius sebagai ruang komunikasi dua arah bersama para jurnalis yang sehari-hari mengikuti sekaligus memberitakan aktivitas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Gubernur Yulius hadir bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay serta sejumlah pejabat Pemprov Sulut, di antaranya Asisten III Setdaprov Sulut Fransiscus Manumpil, Koordinator Staf Khusus Novi Mewengkang dan Staf Khusus Gubernur Bidang Informasi dan Teknologi Januardo Binilang.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan cair. Para wartawan dari berbagai platform media, baik cetak, elektronik maupun media daring, mendapat kesempatan menyampaikan pandangan, aspirasi hingga berbagai catatan terkait akses informasi dan aktivitas peliputan di lingkungan Pemprov Sulut.

Baca Juga:  Pasar Kerja AS Menguat di Maret, Tapi Sinyal Perlambatan Kian Terlihat

Di hadapan awak media, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi terhadap kerja jurnalistik yang dinilainya memiliki posisi penting dalam membangun komunikasi pemerintah dengan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Program dan kebijakan yang dijalankan harus diketahui publik secara terbuka agar masyarakat dapat memahami sekaligus mengawasi proses pembangunan.

“Kami sangat menghargai kerja keras rekan-rekan wartawan yang senantiasa mendampingi, menyampaikan kebijakan, program serta kinerja pemerintah kepada masyarakat secara transparan dan akurat. Kehadiran media sangat membantu kami dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik,” ujar Yulius.

Gubernur Yulius menilai Sulut memiliki kekayaan sumber daya yang sangat besar, baik di darat, laut maupun udara. Potensi tersebut, kata dia, harus dikelola secara serius dan diarahkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga:  12 Desa di Sulawesi Utara Belum Teraliri Listrik, Kepada Gubernur Yulius, Menteri ESDM Targetkan Tuntas 2026

Karena itu, pembangunan Sulut menurutnya membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk media.

Media memiliki posisi strategis untuk mengangkat potensi daerah, menginformasikan peluang investasi, mempromosikan sektor pariwisata, ekonomi, kelautan dan pertanian, sekaligus mengawal agar pembangunan tetap berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

“Potensi Sulawesi Utara sangat besar. Kita punya kekayaan di darat, laut dan udara. Ini yang harus kita kelola dan dorong agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Yulius juga membuka ruang seluas-luasnya bagi wartawan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang ditemui selama melakukan peliputan di lingkungan Pemprov Sulut.

Dialog terbuka tersebut menjadi salah satu poin penting dalam coffee morning. Sejumlah wartawan menyampaikan aspirasi dan catatan terkait keterbukaan informasi, akses terhadap narasumber maupun kebutuhan memperoleh data yang cepat dan akurat.

Menanggapi hal itu, Gubernur berkomitmen mendorong jajaran Pemprov Sulut untuk terus memperbaiki pelayanan informasi dan membangun komunikasi yang lebih efektif dengan insan pers.

Baca Juga:  DPRD Sulut dan Pemprov Resmi Tandatangani KUA-PPAS APBD 2026 serta Tetapkan Perubahan Propemperda 2025

Bagi Yulius, hubungan pemerintah dan media tidak boleh hanya dibangun ketika ada agenda atau kepentingan publikasi. Kemitraan harus berlangsung secara berkelanjutan, terbuka dan profesional.

“Pemerintah membutuhkan media, dan media juga membutuhkan akses informasi dari pemerintah. Yang paling penting adalah bagaimana informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” menjadi semangat yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.

Coffee morning pun berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Tidak ada sekat antara pejabat dan wartawan, sehingga dialog berlangsung lebih terbuka dan komunikatif.

Pertemuan ini sekaligus mempertegas pendekatan komunikasi pemerintahan Yulius Selvanus yang ingin membangun hubungan lebih dekat dengan media, bukan hanya sebagai saluran publikasi, tetapi sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan dan mengangkat potensi Sulawesi Utara ke ruang publik. (EL)