Sulut1news.com, Manado – Persiapan penyelenggaraan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 memasuki tahap pemantapan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memastikan festival bertaraf internasional itu tidak hanya tampil sebagai pesta bunga, tetapi juga menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan potensi investasi, budaya, dan pariwisata Sulawesi Utara kepada dunia.
Komitmen tersebut mengemuka saat panitia pelaksana TIFF 2026 melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (4/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, panitia memaparkan progres persiapan penyelenggaraan TIFF 2026 sekaligus meminta arahan terkait penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan festival berlangsung lebih berkualitas, aman, dan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa TIFF telah berkembang menjadi ikon pariwisata Sulawesi Utara yang memiliki daya tarik internasional. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus membangun sinergi agar penyelenggaraan tahun ini mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menurut Gubernur, keberhasilan TIFF bukan hanya diukur dari kemeriahan parade kendaraan hias atau jumlah pengunjung, tetapi juga dari besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat melalui meningkatnya kunjungan wisatawan, tumbuhnya sektor ekonomi kreatif, meningkatnya okupansi hotel, geliat pelaku UMKM, hingga terbukanya peluang investasi baru di Sulawesi Utara.
Ia juga menekankan pentingnya promosi yang lebih luas serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat agar TIFF 2026 mampu menjadi salah satu kalender pariwisata nasional yang memberikan dampak ekonomi berkelanjutan.
Ketua Panitia TIFF 2026, Levita G. Supit, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Utara terhadap persiapan festival tersebut.
Menurutnya, berbagai arahan yang diberikan menjadi motivasi sekaligus pedoman bagi seluruh panitia untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih inovatif, profesional, dan berkelas internasional.
“Kami ingin TIFF 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan Kota Tomohon, tetapi juga menjadi wajah Sulawesi Utara di mata dunia. Dukungan Pemerintah Provinsi menjadi energi besar bagi kami untuk menghadirkan festival yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Audiensi tersebut juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Manado Joko Supratikto, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara Kartika D. Tanos, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara Yorry R. Lesawengen, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon Yudhistira Siwu, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Novi A.H. Politon.
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Tomohon, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat posisi TIFF sebagai festival bunga bertaraf internasional yang tidak hanya mempromosikan keindahan alam dan budaya daerah, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, investasi, dan citra positif Sulawesi Utara di tingkat global.
EL






