Jakarta

Gubernur Yulius Selvanus Gaungkan Perang Melawan Stigma Kusta, Sulut Siap Wujudkan Zero Leprosy 2030

126
×

Gubernur Yulius Selvanus Gaungkan Perang Melawan Stigma Kusta, Sulut Siap Wujudkan Zero Leprosy 2030

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Jakarta – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam membangun layanan kesehatan yang inklusif kembali ditegaskan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, saat menghadiri Pertemuan Nasional Percepatan Eliminasi Kusta yang digelar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Hotel Gran Sahid Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Forum strategis tingkat nasional tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta para gubernur dari seluruh Indonesia. Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan target “Zero Leprosy 2030”, yaitu nol penularan, nol kecacatan, dan nol stigma terhadap penyintas kusta.

Di tengah pembahasan strategi eliminasi kusta secara nasional, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan hanya menghentikan penularan penyakit, tetapi juga menghapus stigma sosial yang selama puluhan tahun melekat pada para penyintas.

Baca Juga:  MENKEU PERINTAHKAN PEROMBAKAN BESAR-BESARAN PEJABAT BEA CUKAI DI 5 PELABUHAN STRATEGIS – SEBAGIAN AKAN DIRUMAHKAN

Menurutnya, diskriminasi sering kali menjadi penghalang masyarakat untuk memeriksakan diri sejak dini. Padahal, kusta merupakan penyakit yang dapat disembuhkan secara tuntas apabila ditemukan dan ditangani sedini mungkin.

> “Penanganan kusta bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Pemerintah, tokoh agama, tenaga pendidik, media, hingga masyarakat harus bersama-sama menyampaikan bahwa kusta bisa disembuhkan dan tidak boleh lagi menjadi alasan untuk mengucilkan seseorang,” tegas Gubernur Yulius Selvanus.

Ia menilai keberhasilan eliminasi kusta tidak hanya diukur dari menurunnya angka kasus, tetapi juga dari tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap para penyintas agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal tanpa diskriminasi.

Baca Juga:  Trump Buka Opsi “Pengayaan Simbolis” Iran, Namun Skenario Militer Termasuk Targetkan Khamenei Ikut Disiapkan

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan terus memperkuat pelayanan kesehatan hingga tingkat puskesmas melalui peningkatan deteksi dini, penemuan kasus secara aktif, pendampingan pasien hingga menyelesaikan pengobatan, serta memperluas edukasi kepada masyarakat.

Selain itu, Pemprov Sulut juga akan memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah kabupaten dan kota, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, hingga media massa agar pesan mengenai pencegahan dan penghapusan stigma dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Buka pintu kepercayaan masyarakat, hilangkan rasa takut untuk memeriksakan diri, dan bukalah tangan menerima saudara-saudara kita yang telah sembuh. Dengan semangat gotong royong, kita bisa mewujudkan Sulawesi Utara yang sehat, adil, inklusif, dan penuh kepedulian,” ujar Yulius.

Baca Juga:  Koalisi Sipil Desak TGPF Independen, Soroti Dugaan “Operasi Besar” di Balik Teror Air Keras Aktivis KontraS

Keikutsertaan Gubernur Sulawesi Utara dalam forum nasional tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan daerah mendukung agenda transformasi kesehatan yang dicanangkan pemerintah pusat. Pemprov Sulut menempatkan upaya promotif dan preventif sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk mempercepat eliminasi penyakit tropis terabaikan seperti kusta.

Melalui kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Sulawesi Utara optimistis dapat menjadi salah satu provinsi yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia bebas kusta pada tahun 2030, sekaligus menghadirkan lingkungan yang lebih manusiawi bagi setiap penyintas tanpa rasa takut maupun diskriminasi.

(Redaksi/Sulut1news.com)