Sulut

Harap Tunjukkan Prestasi dan Inovasi, Gubernur Yulius Ingatkan Akan Evaluasi Enam Bulan ke Depan

185
×

Harap Tunjukkan Prestasi dan Inovasi, Gubernur Yulius Ingatkan Akan Evaluasi Enam Bulan ke Depan

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan arah baru dalam pengelolaan sumber daya manusia birokrasi. Gubernur Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji 134 pejabat administrator dan pengawas di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (11/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen kuat menerapkan sistem karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang transparan, adil, dan sepenuhnya berbasis pada kinerja serta prestasi.

Bagi Gubernur, pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan pintu gerbang persaingan sehat yang memberikan kesempatan sama bagi setiap ASN untuk berkembang. Ia menegaskan bahwa tidak ada jalan pintas dalam meniti jenjang birokrasi—hanya kerja nyata dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan yang akan menjadi tiket menuju posisi yang lebih tinggi.

“Prinsipnya jelas: jika ingin maju, berprestasilah. Prestasi adalah modal utama yang akan membawa penghargaan dan kepercayaan. Saya ingin sistem yang berjalan di sini benar-benar adil, tidak ada pilih kasih, dan setiap orang dinilai dari apa yang dikerjakan, bukan dari siapa yang dikenal,” tegas Gubernur Yulius di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Baca Juga:  Langkah Bersejarah: Sekprov Tahlis Gallang: Fakultas Kedokteran UNIMA Kunci Kemandirian Kesehatan Sulut

Lebih dari itu, Gubernur memberikan sinyal tegas bahwa posisi yang diduduki saat ini bukanlah titik akhir perjalanan karier. Sebaliknya, ini menjadi awal dari proses pembuktian yang ketat. Seluruh pejabat eselon III dan IV yang dilantik akan menjalani evaluasi mendalam dalam kurun waktu enam bulan ke depan.

“Enam bulan mendatang kita akan lakukan penilaian menyeluruh. Kita lihat apakah saudara-saudara benar-benar mampu mengemban amanah ini, dan apakah sudah layak untuk dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi—termasuk mengisi jabatan eselon II yang saat ini masih kosong,” jelasnya.

Saat ini, terdapat sejumlah posisi strategis pimpinan tinggi pratama yang belum terisi, antara lain di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Koperasi dan Perdagangan. Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi para pejabat muda yang ingin menunjukkan kapasitasnya.

Baca Juga:  Bunda PAUD Sulawesi Utara Raih Penghargaan Nasional atas Dedikasi terhadap Pendidikan Anak Usia Dini

Gubernur juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat, banyak pejabat senior akan memasuki masa pensiun. Kondisi ini membuka ruang besar bagi regenerasi kepemimpinan. Ia menantang para pejabat baru untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar menjadi generasi penerus yang andal.

“Banyak pemimpin yang akan segera pensiun. Pertanyaannya: apakah kalian siap menggantikan mereka? Jangan hanya menunggu giliran, tapi buktikan lewat kerja nyata. Bekerjalah dengan dedikasi, penuh tanggung jawab, dan selalu utamakan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Di tengah dinamika informasi yang berkembang pesat, Gubernur juga berpesan agar seluruh ASN tetap fokus dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks. Ia menekankan bahwa konsentrasi kerja yang terjaga sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tidak terganggu oleh isu-isu yang tidak jelas kebenarannya.

Baca Juga:  Tutup Porprov XII, YSK Tegaskan Sulut Siap Tembus 10 Besar PON XXII

“Jangan biarkan informasi yang tidak benar mengganggu konsentrasi. Fokuslah pada tugas, tunjukkan integritas, dan jadilah birokrat yang dapat diandalkan. Di sistem yang kita bangun ini, kesuksesan ada di tangan Anda sendiri—semakin baik kinerja, semakin besar kesempatan untuk berkontribusi lebih besar lagi bagi Sulawesi Utara,” pungkasnya.

Dengan diterapkannya sistem berbasis prestasi ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang kompetitif, sehat, dan memacu semangat setiap ASN untuk terus meningkatkan kualitas diri demi kemajuan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
EL