Bitung

Hengky Honandar: Capai 8 Ton/Ha, Bitung Tunjukkan Pertanian Bisa Produktif, Hemat, dan Berkelanjutan

113
×

Hengky Honandar: Capai 8 Ton/Ha, Bitung Tunjukkan Pertanian Bisa Produktif, Hemat, dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Bitung – Walikota Bitung, Hengky Honandar, SE, secara langsung memimpin Panen Raya Jagung di lahan Kelompok Tani Sehati, Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Selasa (9/6/2026). Bagi pemimpin kota yang dikenal dengan perhatiannya pada pengembangan sektor riil ini, kegiatan bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa pertanian bisa menjadi tulang punggung ekonomi daerah sekaligus penopang ketahanan pangan nasional.

Mengusung tema “Maju Terus Pertanian Indonesia, Tanah Adalah Ibu, Petani Adalah Penjaganya”, Hengky hadir didampingi jajaran Forkopimda, instansi terkait, dan perwakilan masyarakat. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa hasil panen yang mencapai produktivitas 8 ton per hektare ini merupakan pencapaian yang membanggakan dan sejalan dengan semangat Program Asta Cita Pemerintah Pusat.

“Kita bersyukur panen kali ini melampaui target rata-rata. Angka 8 ton per hektare bukan hasil kebetulan, melainkan buah dari kerja keras, kemauan berinovasi, dan bimbingan yang tepat. Ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang benar, lahan di Bitung bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mensejahterakan petani,” tegas Hengky Honandar.

Baca Juga:  TULUDE BITUNG 2026: "HARMONY IN DIVERSITY" HIDUP DI RITUAL SAKRAL – WALIKOTA HENGKY TERIMA GELAR ADAT KESEMPURNAAN

Walikota menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bitung untuk tidak hanya mengandalkan sektor kelautan dan perikanan, tetapi juga membangun kekuatan di bidang pertanian. Ia melihat potensi besar yang bisa terus dikembangkan selama ada kemauan untuk berubah dari cara bertani konvensional menjadi lebih modern dan efisien.

“Kami tidak ingin pertanian di Bitung berjalan di tempat. Kami dorong terus inovasi agar biaya produksi bisa ditekan, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan petani benar-benar terangkat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan kota kita,” ujarnya.

Hengky juga memberikan apresiasi khusus atas diterapkannya program unggulan “Petani Sehat” yang berhasil memangkas penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen tanpa menurunkan kualitas hasil. Ia menilai terobosan ini sangat penting, selain menghemat pengeluaran petani, juga menjaga kesuburan tanah agar tetap produktif untuk generasi mendatang.

Baca Juga:  Gubernur YSK Luncurkan Bantuan Pangan Massal: 139 Ribu Keluarga Dapat Beras dan Minyak Goreng Jelang Nataru

“Saya sangat mendukung cara bertani seperti ini. Hemat biaya, ramah lingkungan, tapi hasilnya tetap melimpah. Inilah model pertanian yang kita inginkan dan akan terus kita dorong agar diterapkan di seluruh kecamatan di Bitung,” tambahnya.

Lebih jauh, Hengky Honandar menyatakan bahwa keberhasilan di Tanjung Merah ini akan dijadikan percontohan. Ia memerintahkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk memperbanyak sosialisasi dan pelatihan, sehingga semakin banyak kelompok tani yang bisa meniru kesuksesan yang telah diraih Kelompok Tani Sehati.

“Kami ingin model ini menjadi contoh, tidak hanya di Bitung, tapi juga bisa menginspirasi daerah lain. Jika satu kelompok bisa berhasil, maka kelompok lain pun pasti bisa. Pemerintah akan terus mendukung, memberikan fasilitas dan pendampingan agar petani kita makin maju dan mandiri,” pungkasnya.

Baca Juga:  Ramadan Penuh Kepedulian, Gubernur Yulius Selvanus Salurkan Bantuan Sosial Saat Buka Puasa Bersama Warga Bitung

Kehadiran unsur TNI, Polri, dan instansi lain dalam kegiatan ini juga ditekankan Hengky sebagai bentuk dukungan menyeluruh. Baginya, ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan sinergi yang terjalin akan menjadi modal kuat untuk terus mendorong kemajuan pertanian di Kota Bitung. (Manueke)