Daerah

PENAS XVII 2026 di Gorontalo: Siap Sambut 30 Ribu Peserta, Siapkan 6.000 Homestay & Kapal Raksasa

238
×

PENAS XVII 2026 di Gorontalo: Siap Sambut 30 Ribu Peserta, Siapkan 6.000 Homestay & Kapal Raksasa

Sebarkan artikel ini
Screenshot

Sulut1news.com, Gorontalo – Provinsi Gorontalo terus memoles diri menyambut hajatan besar nasional, Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang akan digelar pada 20–25 Juni 2026. Berpusat di GOR David Tonny, Kayubulan, Kecamatan Limboto, persiapan venue dan fasilitas kini diklaim hampir mencapai 100 persen.

Ajang pertemuan tiga tahunan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah strategis bagi petani, nelayan, dan pelaku agribisnis untuk berbagi inovasi serta memperkuat jaringan. Tahun ini, Gorontalo mengusung semangat modernisasi pertanian dan kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.

Persiapan Hampir Final, Targetkan Dampak Ekonomi Signifikan

Ketua Panitia Daerah PENAS XVII 2026, Dr. Ir. Muljady Mario, memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai rencana. Menurutnya, kehadiran sekitar 30.000 peserta dari seluruh Indonesia akan menjadi booster atau penggerak utama perekonomian daerah.

“PENAS XVII bukan hanya agenda seremonial nasional, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Muljady saat diwawancarai, Sabtu (19/04/2026).

Baca Juga:  Bupati Ronald Kandoli Kunjungi Cafe Ramadhan: Apresiasi Inisiatif Pemuda Remaja di Minahasa Tenggara

6.000 Homestay Siap Menampung, Tarif Rp160 Ribu Sudah Termasuk Makan

Salah satu daya tarik utama adalah kesiapan akomodasi yang sangat masif. Panitia telah menyiapkan lebih dari 6.000 rumah warga yang difungsikan sebagai homestay. Lokasinya sangat strategis, berada dalam radius maksimal 7 km dari venue utama, mencakup wilayah Limboto, Telaga, hingga Telaga Jaya.

“Kami telah menyiapkan lebih dari 6.000 rumah warga sebagai homestay di radius maksimal tujuh kilometer dari lokasi utama,” ungkap Muljady yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Gorontalo ini.

Untuk tarif, dipatok sebesar Rp160.000 per orang per hari, sudah termasuk fasilitas menginap yang nyaman serta konsumsi pagi dan malam.

Baca Juga:  Niklas Silangen Wakili Gubernur Yulius, Bawa Pesan Persatuan Menggema di Ibadah Paskah Pemuda GMIBM

Sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan peserta, panitia juga menyiagakan satu unit kapal besar berkapasitas hingga 2.000 orang untuk dijadikan tempat menginap alternatif.

Transportasi Khas: “Bentor” Jadi Andalan, Kendaraan Besar Dilarang Masuk Zona Inti

Dalam upaya menjaga kenyamanan dan keamanan, kebijakan transportasi pun disesuaikan. Kendaraan besar tidak akan diizinkan masuk ke zona inti kegiatan. Sebagai gantinya, Bentor (Becak Motor) ikonik khas Gorontalo akan dioperasikan secara maksimal untuk melayani mobilitas peserta, memberikan pengalaman wisata yang unik.

Selain darat, akses udara juga diperkuat. Panitia telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk menyiapkan extra flight guna mengakomodasi kedatangan peserta dari berbagai unsur, mulai dari KTNA, petani hutan, hingga jajaran pemerintah daerah se-Indonesia.

Investasi Jangka Panjang dan Promosi Daerah

Baca Juga:  "Satu Irama, Satu Visi" – Presiden Prabowo Dorong Sinergi Pusat-Daerah, Gubernur Yulius Siap Bawa Sulut Jadi Model Kolaborasi

Muljady menegaskan bahwa manfaat PENAS XVII tidak hanya terasa saat acara berlangsung, tetapi juga menjadi warisan pembangunan jangka panjang.

“Ada percepatan pembangunan fisik seperti perbaikan jalan, peningkatan sanitasi, dan fasilitas umum. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masyarakat Gorontalo,” jelasnya.

Lebih dari itu, ajang ini menjadi panggung emas untuk mempromosikan produk unggulan daerah dan memperkenalkan keindahan pariwisata Gorontalo ke kancah nasional.

Menanti Kehadiran Presiden, Masyarakat Diajak Bersinergi

Masyarakat kini juga menantikan rencana kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam pembukaan acara tersebut.

Menutup keterangannya, Muljady mengajak seluruh elemen masyarakat Gorontalo untuk bahu-membahu menyukseskan acara ini.

“Mari kita sukseskan kegiatan nasional ini. Jadilah tuan rumah yang ramah agar tamu merasa nyaman. Ini adalah wajah Gorontalo di mata nasional,” pungkasnya.
Redaksi