InternasionalJakarta

Perang Iran vs AS-Israel Memanas: Rudal Ditembak NATO, 200 Target Diserang Israel

200
×

Perang Iran vs AS-Israel Memanas: Rudal Ditembak NATO, 200 Target Diserang Israel

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Jakarta – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah semakin memanas setelah konflik antara melawan koalisi dan terus berkembang. Serangkaian insiden militer, tekanan diplomatik, hingga dampak ekonomi global terjadi hampir bersamaan pada Jumat (13/3/2026), menandakan konflik yang kian meluas dan berpotensi menyeret lebih banyak negara.

Berikut rangkuman perkembangan terbaru dari berbagai laporan internasional.


NATO Tembak Jatuh Rudal Iran di Wilayah Turki

Sebuah rudal balistik yang diluncurkan dari Iran berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara setelah memasuki wilayah udara .

Kementerian Pertahanan Turki menyatakan rudal tersebut berhasil dinetralisir oleh sistem pertahanan yang ditempatkan di kawasan Mediterania Timur. Insiden ini menjadi yang ketiga dalam kurun waktu sekitar satu minggu terakhir, menandakan eskalasi militer yang semakin intens.


Pesawat Militer AS Jatuh di Irak, Empat Awak Tewas

Sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara jenis milik militer Amerika Serikat jatuh di wilayah barat .

Komando Pusat Amerika Serikat atau menyatakan empat dari enam awak pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut. Pihak militer menegaskan insiden itu tidak disebabkan oleh serangan musuh.

Proses investigasi masih berlangsung untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat.


Jerman Kritik AS Soal Sanksi Energi Rusia

Pemerintah memperingatkan langkah Amerika Serikat yang melonggarkan sebagian sanksi minyak terhadap guna menstabilkan harga energi global.

Baca Juga:  Kado Istimewa May Day! Prabowo Teken Aturan Lindungi Buruh dari PHK & Atur Ojol

Menteri Ekonomi Jerman, , mengatakan kebijakan tersebut berpotensi memperkuat pendanaan perang Rusia di Ukraina.

Menurutnya, lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah tidak boleh dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan militer Moskow.


KTT D-8 di Indonesia Ditunda

Pertemuan puncak organisasi negara berkembang mayoritas Muslim, (D-8), yang rencananya digelar April mendatang di resmi ditunda.

Kementerian Luar Negeri menyatakan penundaan dilakukan karena situasi keamanan global yang dipicu konflik Timur Tengah. Hingga kini belum ada tanggal baru yang diumumkan untuk pelaksanaan KTT tersebut.


Sekjen PBB Serukan Perdamaian dari Beirut

Sekretaris Jenderal , , melakukan kunjungan solidaritas ke yang terdampak serangan militer Israel.

Menurut laporan, lebih dari 687 orang tewas sejak 2 Maret akibat serangan tersebut. Guterres menegaskan bahwa rakyat Lebanon tidak memilih perang ini dan menyerukan upaya internasional untuk menciptakan perdamaian.


Kedutaan AS Peringatkan Risiko Penculikan di Irak

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya yang berada di Irak.

Peringatan itu menyebut adanya ancaman serius dari kelompok milisi yang berafiliasi dengan Iran, termasuk potensi penculikan terhadap warga Amerika serta serangan terhadap fasilitas milik AS.

Baca Juga:  Pi Network Go Public di Eropa? 28 November Jadi Tanggal Keramat Bagi Pioners

Sebelumnya Washington juga telah meminta warganya meninggalkan Irak.


Ledakan Besar Guncang Teheran

Ledakan besar kembali mengguncang pusat ibu kota , Iran, pada Jumat. Media pemerintah Iran melaporkan ledakan terjadi tidak jauh dari lokasi demonstrasi pro-pemerintah yang digelar saat peringatan Hari Quds, Jumat terakhir bulan Ramadan.

Sebelumnya militer Israel memperingatkan akan menyerang dua wilayah di Teheran dan meminta warga setempat mengungsi.


Drone Jatuh di Dekat Ladang Minyak Irak

Dua drone jatuh di dekat ladang minyak Majnoon di selatan Irak. Salah satu drone menghantam menara komunikasi, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Insiden ini menambah kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur energi di kawasan Timur Tengah, mengingat Irak merupakan salah satu produsen minyak utama dunia dan anggota pendiri .


Garda Revolusi Iran Ancam Tindak Keras Demonstrasi

Pasukan (IRGC) memperingatkan bahwa setiap aksi protes terhadap pemerintah Iran akan ditanggapi dengan tindakan lebih keras.

Peringatan tersebut muncul setelah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel serta meningkatnya tekanan politik domestik.


Israel Klaim Serang 200 Target Militer Iran

Militer Israel menyatakan telah menyerang lebih dari 200 target militer di wilayah barat dan tengah Iran dalam 24 jam terakhir.

Serangan udara tersebut menargetkan peluncur rudal balistik, sistem pertahanan udara, serta fasilitas produksi senjata.

Baca Juga:  MENKEU PERINTAHKAN PEROMBAKAN BESAR-BESARAN PEJABAT BEA CUKAI DI 5 PELABUHAN STRATEGIS – SEBAGIAN AKAN DIRUMAHKAN

Arab Saudi Cegat Drone Menuju Riyadh

Militer berhasil menembak jatuh sebuah drone yang menuju kawasan diplomatik di ibu kota .

Kementerian Pertahanan Saudi menyebut total empat drone berhasil dicegat dalam waktu yang hampir bersamaan.


Kepentingan Prancis Terancam di Irak

Kelompok milisi pro-Iran di Irak memperingatkan bahwa kepentingan di kawasan tersebut bisa menjadi sasaran serangan.

Ancaman itu muncul setelah Presiden Prancis mengumumkan kematian seorang tentara Prancis di Kurdistan Irak.


Rusia Klaim Minyaknya Kunci Stabilitas Energi Dunia

Utusan ekonomi Rusia, , menyatakan pasar energi global tidak akan stabil tanpa pasokan minyak Rusia.

Komentar ini muncul setelah Amerika Serikat mengizinkan sementara penjualan minyak Rusia di laut guna menahan lonjakan harga energi akibat perang di Timur Tengah.


Konflik Berpotensi Meluas

Rangkaian insiden tersebut menunjukkan konflik Timur Tengah tidak lagi terbatas pada satu wilayah, melainkan mulai melibatkan banyak negara dan kepentingan global—mulai dari keamanan energi, diplomasi internasional, hingga stabilitas politik kawasan.

Pengamat menilai jika eskalasi tidak segera diredam, perang ini berpotensi berkembang menjadi krisis geopolitik yang lebih luas dan berdampak langsung pada ekonomi dunia.

Redaksi Sulut1News