Sulut1news.com, Palu – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) semakin memperkuat komitmen pada tata kelola perusahaan yang baik dengan menjalin kolaborasi strategis dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng). Sinergi ini tidak hanya menjadi pengawal bagi pelaksanaan program-program strategis perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keandalan pelayanan listrik yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat tiga provinsi.
Pertemuan terbuka antara General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Nuzul Rahmat R., S.H., M.H., yang berlangsung di Kantor Kejati Sulteng Palu pada Selasa (27/1), membahas sejumlah prioritas program PLN mulai dari perluasan jaringan distribusi hingga peningkatan efisiensi operasional – semuanya dengan fokus pada prinsip Good Corporate Governance (GCG).
“KERJA SAMA INI BUKTI KOMITMEN TRANSPARANSI PLN”
Kepala Kejati Sulteng Nuzul Rahmat menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah proaktif PLN yang melibatkan lembaga penegak hukum dalam pengawalan setiap langkah strategis perusahaan. Menurutnya, kolaborasi semacam ini menjadi bukti nyata bahwa PLN tidak hanya fokus pada pencapaian target bisnis, tetapi juga pada akuntabilitas dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Dengan melibatkan Kejaksaan Tinggi dalam pengawasan program dan proyek strategis, hal ini menunjukkan komitmen PLN terhadap transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku. Setiap langkah yang diambil harus menjamin bahwa manfaat investasi dan program perusahaan benar-benar sampai ke masyarakat,” ujar Nuzul.
Ia menegaskan bahwa Kejati Sulteng siap memberikan dukungan penuh, mulai dari pendampingan hukum hingga pengawasan yang objektif untuk memastikan seluruh aktivitas PLN berjalan sesuai dengan prinsip GCG. “Kami akan terus bersinergi dengan PLN agar setiap program tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan dampak positif yang optimal bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
PLN: “GCG JADI JEMBATAN UNTUK CAPAI LAYANAN TERBAIK”
Senada dengan itu, General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun menegaskan bahwa integritas dan kualitas layanan adalah dua pilar utama yang menjadi fokus perusahaan dalam menjalankan tugasnya sebagai penyedia energi utama. Menurutnya, kolaborasi dengan Kejati Sulteng menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap PLN.
“Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga integritas dan kualitas layanan. Dengan dukungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, kami optimistis seluruh program strategis dapat berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip Good Corporate Governance,” kata Usman.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah program kunci yang akan mendapatkan pengawasan khusus meliputi proyek perluasan jaringan listrik di daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), modernisasi infrastruktur pembangkit dan distribusi, serta program efisiensi energi yang bertujuan untuk menurunkan biaya bagi pelanggan.
TARGET: PELAYANAN LISTRIK ANDAL DAN BERKELANJUTAN
Melalui sinergi yang dibangun, kedua pihak berharap dapat menciptakan ekosistem kerja yang saling mendukung – di mana PLN fokus pada penyediaan layanan listrik yang handal dan terjangkau, sementara Kejati Sulteng berperan sebagai pengawal hukum yang memastikan setiap proses berjalan dengan benar dan adil.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan untuk pembangunan energi di Suluttenggo memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Dengan dasar GCG yang kuat, kami yakin pelayanan listrik di wilayah ini akan semakin baik, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tandas Usman.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan bisnis yang sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik.
(EL)






