Sulut

Rektor Oktovian: Kekuatan dari Dalam Harus Diterjemahkan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat

112
×

Rektor Oktovian: Kekuatan dari Dalam Harus Diterjemahkan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado – Memasuki usia ke-28, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus tumbuh menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang tidak hanya andal secara internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Rangkaian peringatan Dies Natalis resmi dibuka secara khidmat di lingkungan kampus, Senin (15/6/2026), dengan mengusung tema mendalam: “Strength Within, Impact Beyond” – Kekuatan dari Dalam, Dampak yang Meluas.

Dipimpin oleh Dekan Gerald Hendrik Tamuntuan, peringatan tahun ini dirancang bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi dan penguatan identitas fakultas. Pembukaan ditandai secara simbolis melalui penekanan tombol oleh Rektor Unsrat, Prof. Dr. Oktovian Berty Alexander Sompie, yang didampingi langsung Dekan FPMIPA dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa dari berbagai program studi.

Baca Juga:  Merson Simbolon Masuk Bursa Calon Ketua PWI Sulut, Pendaftaran Tutup Hari Ini

Dalam sambutannya, Rektor menekankan bahwa tema yang diangkat memiliki makna filosofis yang jauh melampaui makna harfiah. Ia menegaskan bahwa kekuatan sejati sebuah institusi pendidikan tidak hanya terletak pada fasilitas atau keunggulan individu, melainkan lahir dari kebersamaan dan sinergi.

“Strength Within, Impact Beyond bukan sekadar ajakan menjadi kuat sendiri. Ini adalah pengingat bahwa kekuatan yang sesungguhnya tumbuh ketika kita mampu membangun kepercayaan satu sama lain, bersinergi, dan bergerak menuju satu visi yang sama. Hanya dengan begitu, dampak ilmu pengetahuan yang kita kembangkan dapat menjangkau lebih luas dan bermanfaat bagi banyak pihak,” ujar Rektor Oktovian.

Ia juga mengajak seluruh keluarga besar FPMIPA untuk terus membangun budaya akademik yang inklusif. Lingkungan yang saling mendukung, menghargai perbedaan pemikiran, dan mendorong kolaborasi antar disiplin ilmu dipandang sebagai fondasi penting agar fakultas ini terus relevan dan mampu menjawab tantangan zaman.

Baca Juga:  Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 7 Kali Populasi Singapura

Dekan Gerald Hendrik Tamuntuan menambahkan bahwa rangkaian kegiatan Dies Natalis tahun ini akan diisi dengan berbagai program yang menggabungkan pengembangan keilmuan, penelitian terapan, hingga pengabdian masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat tema, di mana ilmu pengetahuan yang dikuasai di dalam kampus harus mampu memberikan manfaat nyata di luar dinding kampus.

“Di usia ke-28 ini, kami ingin FPMIPA Unsrat semakin dikenal sebagai wadah yang melahirkan ilmuwan dan praktisi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Melalui kolaborasi yang kuat, kami yakin kontribusi fakultas ini bagi pembangunan daerah dan nasional akan semakin terasa,” tambah Dekan.

Dengan semangat baru yang diusung, peringatan Dies Natalis ke-28 ini diharapkan menjadi titik tolak bagi FPMIPA Unsrat untuk terus tumbuh, memperkuat kapasitas internal, dan memperluas dampak positifnya bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.

Baca Juga:  Ancaman Radikalisme Kini Menyasar Ruang Digital, Densus 88: Keluarga Harus Jadi Sistem Pertahanan Pertama Anak

(EL)