Sulut1news.com, Boltim – Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum menghadirkan berbagai program nyata bagi masyarakat, mulai dari kepastian lahan transmigrasi hingga dukungan ekonomi desa.
Kunjungan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus di Tutuyan, Rabu (11/3/2026), disambut langsung Bupati Boltim Oskar Manoppo bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, jajaran pemerintah daerah serta masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah provinsi menyalurkan berbagai bantuan strategis yang menyasar sektor pertanian, kesehatan, sosial hingga ketahanan pangan.
Salah satu bantuan yang menjadi sorotan adalah penyerahan 26 Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah transmigrasi kepada warga Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Motongkad. Sertifikat tersebut diharapkan memberi kepastian hukum bagi warga transmigrasi atas lahan yang mereka tempati sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Pemprov Sulut juga menyerahkan satu unit mesin gilingan jagung kepada Kelompok Masyarakat Bangkit Bersama di Desa Atoga Timur. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis sektor agraria.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pemerintah juga menyalurkan bantuan melalui program Aksi Mapalus Cegah Stunting dalam Gerakan Nasional Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Program ini menjadi langkah kolaboratif pemerintah dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas gizi anak.
Tak hanya itu, sejumlah bantuan pendukung aktivitas masyarakat juga diberikan, seperti mesin pangkas rumput dan alat semprot pertanian (hand sprayer) yang dapat dimanfaatkan kelompok masyarakat untuk mendukung kegiatan pertanian maupun menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Utara, berbagai bantuan sosial juga disalurkan kepada masyarakat, antara lain kursi roda, tongkat bantu jalan bagi lansia, susu untuk balita, ibu hamil, serta susu untuk lansia.
Pemerintah provinsi juga menyerahkan santunan jaminan kematian kepada keluarga penerima manfaat sebagai bagian dari perlindungan sosial bagi masyarakat.
Selain bantuan langsung kepada masyarakat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur juga memperoleh sejumlah dukungan program pemerintah, seperti Cadangan Pangan Pemerintah untuk alokasi Februari–Maret 2026, program cetak sawah rakyat, serta pemeliharaan jaringan irigasi tersier guna mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Tambahan bantuan dari Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulut juga diberikan berupa biskuit bayi, susu untuk anak dan remaja, susu lansia, serta susu bagi ibu menyusui.
Bupati Boltim Oskar Manoppo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sulawesi Utara bersama rombongan yang melaksanakan Safari Ramadan di daerah tersebut.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Timur, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur Sulawesi Utara bersama rombongan. Kehadiran ini merupakan suatu kehormatan sekaligus kebahagiaan bagi kami semua,” ujar Oskar.
Ia menilai kunjungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah provinsi terhadap masyarakat Boltim serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
Oskar juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan pembangunan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) yang selama ini membantu pembangunan berbagai infrastruktur di daerah.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam sambutannya menyoroti potensi ekonomi daerah yang dapat terus dikembangkan, termasuk melalui sektor pertambangan rakyat.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 63 Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah disetujui di Sulawesi Utara, dan 25 di antaranya berada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Menurutnya, keberadaan WPR tersebut berpotensi mendorong peningkatan penerimaan daerah melalui berbagai sektor, termasuk pajak serta aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.
“Jika pendapatan daerah meningkat, maka program-program pembangunan untuk masyarakat juga akan semakin banyak,” kata Yulius.
Ia juga menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara menunjukkan tren positif. Dalam satu tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,66 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,33 persen.
Gubernur optimistis dengan hadirnya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) serta Izin Pertambangan Rakyat (IPR), pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara dapat meningkat hingga 6 hingga 7 persen pada akhir tahun 2026.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Ketua TP-PKK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus, unsur Forkopimda Boltim, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, jajaran Pemkab Boltim, serta berbagai elemen masyarakat yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
(Ferry)






