InternasionalTerkini

Konflik Memanas di Minneapolis: Ratusan Agen AS Dikirim, Penembakan Disebut Bela Diri

125
×

Konflik Memanas di Minneapolis: Ratusan Agen AS Dikirim, Penembakan Disebut Bela Diri

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado – 12 Januari 2026 – Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) Kristi Noem mengumumkan pengiriman ratusan agen federal tambahan ke Minneapolis pada hari Minggu (11/1/2026), meskipun pemimpin lokal Partai Demokrat mendesak pasukan federal untuk keluar pasca-insiden penembakan fatal terhadap pengunjuk rasa Renee Nicole Good (37 tahun) oleh petugas imigrasi.

Dilansir AFP, Noem membela tindakan penembakan dan menegaskan bahwa aktivitas Good pada hari Rabu lalu merupakan terorisme domestik. “Agen bertindak membela diri saat menembak ke arah mobilnya,” ujarnya dalam wawancara televisi.

Meski dicemooh CNN karena dianggap mendahului hasil investigasi yang kini ditangani penuh oleh FBI, Noem tetap berpendirian bahwa langkah tersebut atas arahan Presiden Trump untuk menjaga ketertiban. “Mengapa kita mendebat presiden yang bekerja untuk keamanan rakyat?” tandasnya.

Baca Juga:  Pemprov Sulut–Sarawak Malaysia Perkuat Kerja Sama Penempatan PMI Secara Legal dan Berkeadilan

Agen tambahan akan tiba hingga hari Senin untuk memastikan operasi petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) berjalan aman. Noem memperingatkan, “Jika ada kekerasan atau gangguan terhadap operasi, itu adalah kejahatan dan akan dikenai konsekuensi.”

Sampai Minggu waktu setempat, bentrokan masih berlanjut dengan petugas menggunakan semprotan merica terhadap massa yang membawa poster. Noem menuduh politisi Demokrat termasuk Gubernur Minnesota Tim Walz dan Wali Kota Minneapolis Jacob Frey telah mempolitisasi situasi.

Namun kedua pejabat tersebut mengkritik proses penyelidikan yang dianggap tidak netral. Frey merujuk rekaman viral yang menunjukkan kendaraan Good berputar menjauhi agen dan tidak membahayakan. “Penyelidikan harus berdasarkan fakta dengan cara yang konstitusional,” tegasnya, sambil membela aksi aktivis sebagai sah secara moral dan menyoroti laporan kasus wanita hamil yang diseret serta warga negara AS yang ditangkap.

Baca Juga:  Instruksi Gubernur Yulius, Pemprov Sulut Salurkan Air Bersih ke Manado Tua

Sejak insiden hari Rabu, ribuan orang berdemonstrasi di beberapa kota AS. Di Minneapolis, 29 orang pernah ditahan sebelum dibebaskan pada hari Jumat.
(EL)
Sumber CNBC Indonesia