Sulut1news.com, Manado – PT PLN (Persero) melalui UP3 Manado menegaskan kesiapan penuh infrastruktur kelistrikan untuk menopang pertumbuhan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung. Komitmen ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengembangan KEK Bitung yang berlangsung di Kota Bitung pada Kamis (05/02/2026), sebagai langkah strategis untuk mempercepat pengembangan kawasan industri berskala nasional di Sulawesi Utara.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, menekankan bahwa dukungan PLN terhadap pengembangan kawasan industri dilakukan secara konsisten melalui penyediaan pasokan listrik yang handal dan berkelanjutan. Menurutnya, kesiapan infrastruktur kelistrikan bukan hanya sebagai kebutuhan dasar, melainkan juga fondasi penting untuk meningkatkan daya saing KEK Bitung dan menarik minat investor domestik maupun mancanegara.
“PLN berkomitmen memastikan ketersediaan listrik yang andal untuk mendukung pengembangan KEK Bitung. Sinergi erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama agar pengembangan kawasan industri ini berjalan optimal dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Sulut bahkan wilayah sekitarnya,” ujar Usman dalam kesempatan tersebut.
Manajer PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menambahkan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan faktor krusial untuk menjamin kelancaran operasional setiap unit industri yang akan berinvestasi di kawasan. PLN telah memastikan kesiapan sistem kelistrikan melalui perencanaan terintegrasi dan koordinasi yang erat dengan berbagai pihak terkait.
“Listrik merupakan infrastruktur vital dalam pengembangan kawasan industri. Kami memastikan bahwa infrastruktur kelistrikan siap mendukung pertumbuhan industri di KEK Bitung sejalan dengan rencana pembangunan jalan nasional dan fasilitas publik lainnya yang tengah dikerjakan oleh mitra instansi terkait,” jelas Revi.
Sebagai bentuk antisipasi, pihak PLN turut membahas pemetaan jalur utilitas bersama berbagai pihak agar pembangunan jalan nasional tidak bersinggungan dengan jaringan kabel listrik maupun infrastruktur vital lainnya. Langkah ini bertujuan menciptakan tata ruang kawasan yang rapi, efisien, dan meminimalkan hambatan teknis di masa depan.
Rapat koordinasi yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan strategis ini bertujuan menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur pendukung kawasan. Selain PLN, hadir pula Kepala Administrator KEK Bitung, Direktur Utama PT Membangun Sulut Maju (MSM), Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, serta Direktur PDAM Kota Bitung.
Selain kelistrikan, pembahasan juga mencakup penyelarasan pembangunan jalan nasional, jaringan utilitas lainnya, dan pasokan air bersih – semuanya dirancang untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif dan mendukung skala operasional industri yang akan bermukim di KEK Bitung.
(EL,)






