Terkini

Frangky Manumpil: Gerak Jalan HUT RI Bukan Sekadar Adu Cepat, Tapi Menjaga Semangat Persatuan

161
×

Frangky Manumpil: Gerak Jalan HUT RI Bukan Sekadar Adu Cepat, Tapi Menjaga Semangat Persatuan

Sebarkan artikel ini

Frangky Manumpil: Gerak Jalan HUT RI Bukan Sekadar Adu Cepat, Tapi Menjaga Semangat Persatuan

Sulut1news.com, Manado — Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan seremoni. Di Sulawesi Utara, semangat itu diterjemahkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) lewat langkah kaki ribuan peserta yang ambil bagian dalam Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, lomba gerak jalan tersebut menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang lebih sehat, inklusif dan penuh kebersamaan.

Tiga kategori jarak, masing-masing 8 kilometer, 17 kilometer dan 45 kilometer, disiapkan panitia dengan rute yang telah ditentukan. Perbedaan jarak tidak menyurutkan antusiasme peserta. Sejak garis awal, semangat terlihat dari barisan peserta yang tampil penuh energi, disiplin dan menjunjung sportivitas.

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, pelepasan peserta dilakukan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Frangky Manumpil, yang juga menjabat Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara.

Baca Juga:  Dari Pesisir Jembatan Kuning, Bappeda Sulut Tegaskan Perencanaan Pembangunan Berbasis Lingkungan

Bagi Pemprov Sulut, gerak jalan ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut menjadi cara untuk menghadirkan semangat kemerdekaan di tengah masyarakat sekaligus membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan, persatuan dan kebersamaan merupakan bagian dari cara mengisi kemerdekaan.

“Gerak jalan ini bukan hanya tentang siapa yang paling cepat, tetapi bagaimana kita bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan semangat, kebersamaan, sportivitas dan pola hidup yang sehat,” ujar Manumpil.

Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi energi positif bagi masyarakat. Nilai perjuangan para pahlawan tidak cukup hanya dikenang, tetapi perlu diteruskan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini harus kita isi dengan hal-hal yang positif. Salah satunya melalui olahraga. Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kesehatan dan memperkuat semangat gotong royong,” katanya.

Baca Juga:  Pakistan–Afghanistan Perang Terbuka! Kabul dan Kandahar Dibombardir, Ketegangan Memuncak

Dari langkah kaki menjadi pesan kebangsaan. Itulah yang menjadi salah satu makna penting dari kegiatan tersebut. Setiap peserta tidak hanya membawa target menyelesaikan rute, tetapi juga menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan yang menempatkan kebersamaan sebagai nilai utama.

Antusiasme peserta juga menunjukkan bahwa olahraga masih menjadi medium efektif untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang positif. Di sepanjang kegiatan, semangat kompetisi berjalan beriringan dengan kebersamaan dan kegembiraan menyambut bulan kemerdekaan.

Manumpil turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, serta panitia, perangkat daerah, petugas keamanan dan berbagai pihak yang ikut memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Tetap semangat, jaga keselamatan dan junjung tinggi sportivitas. Yang terpenting adalah kita semua dapat mengikuti kegiatan ini dengan gembira dan penuh semangat kemerdekaan,” tuturnya.

Baca Juga:  Percepat THR ASN, Langkah Yulius Selvanus Dorong Kesejahteraan dan Perputaran Ekonomi Daerah

Lomba Gerak Jalan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sulawesi Utara diarahkan tidak berhenti pada seremoni. Pemprov Sulut berupaya menjadikan momentum nasional tersebut sebagai ruang untuk membangun kebersamaan, mendorong pola hidup sehat dan menumbuhkan semangat gotong royong.

Pada akhirnya, kemenangan dalam lomba bukan semata soal siapa yang lebih dahulu mencapai garis finis. Lebih dari itu, setiap langkah yang ditempuh menjadi simbol bahwa kemerdekaan terus diisi dengan bergerak, bersatu dan bekerja bersama untuk membangun Sulawesi Utara. (EL)