SulutTerkini

Dari Mantos 3 untuk SDM Sulut: 1.423 Warga Manfaatkan Pemeriksaan dan Konsultasi Gratis

83
×

Dari Mantos 3 untuk SDM Sulut: 1.423 Warga Manfaatkan Pemeriksaan dan Konsultasi Gratis

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tidak ingin pelayanan kesehatan hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Pesan itu terlihat dari pelaksanaan layanan kesehatan gratis dan konsultasi dokter spesialis yang digelar di ruang publik, Atrium Manado Town Square (Mantos) 3, Kamis (24/9/2026).

Bukan sekadar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, agenda tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulut memperpendek jarak antara masyarakat dan layanan medis, sekaligus mendorong budaya deteksi dini di tengah masyarakat.

Antusiasme warga bahkan melampaui ekspektasi penyelenggara. Dari target awal 1.000 peserta, sebanyak 1.423 orang tercatat mendapatkan pelayanan kesehatan secara langsung.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses pemeriksaan kesehatan yang mudah, cepat dan tidak berjarak dengan kehidupan sehari-hari.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Dr. Fransiscus Engelbert Manumpil, S.Pi., M.Env., Mgmt. saat membuka kegiatan, menekankan bahwa kesehatan merupakan hak dasar masyarakat sekaligus salah satu fondasi penting pembangunan daerah.

Baca Juga:  BSG Masuk Kampus BMR, Bangun Ekosistem Pendidikan dan SDM Sulut dari Kotamobagu

Menurutnya, masyarakat yang sehat bukan hanya berkaitan dengan kualitas hidup, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk melalui kegiatan yang dilaksanakan di ruang-ruang publik.

“Kesehatan merupakan hak mendasar setiap warga serta fondasi utama dalam pembangunan daerah,” demikian pesan Gubernur dalam sambutannya.

Pendekatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan manusia tidak cukup hanya diukur dari pembangunan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi. Akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan kemampuan menjaga kesehatan sejak dini menjadi bagian penting dalam mempertahankan kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara.

Layanan yang diberikan tidak berhenti pada pemeriksaan dasar.
Masyarakat dapat melakukan pengecekan tekanan darah, gula darah dan kolesterol, kemudian memperoleh konsultasi langsung dengan dokter spesialis dari berbagai bidang.

Baca Juga:  Jaminan Rasa Aman: LKBH Korpri Sulut Beri Payung Hukum Bagi ASN Kominfo

Warga juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat serta langkah-langkah pencegahan penyakit.

Konsep ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal, termasuk berkonsultasi ketika menemukan keluhan atau hasil pemeriksaan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui sinergi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin dr. Lidya Evalien Tulus, M.Kes, bersama jaringan fasilitas kesehatan dan organisasi profesi medis.

Antusiasme 1.423 peserta yang datang menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah. Target yang terlampaui menunjukkan bahwa ketika layanan kesehatan didekatkan ke ruang aktivitas masyarakat, partisipasi warga dapat meningkat.

Bagi Pemprov Sulut, momentum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari. Kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan mengenali risiko penyakit sejak dini perlu menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat.

Baca Juga:  Sinergi Pemerintah dan Gereja, TP-PKK Sulut Gelar Pangan Murah: Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Raya

Pada akhirnya, investasi kesehatan bukan hanya soal menangani warga yang sudah sakit, tetapi juga bagaimana menjaga masyarakat tetap sehat dan produktif.

Dari ruang publik Mantos 3, pesan yang dibawa Pemprov Sulut cukup jelas: menjaga kesehatan masyarakat berarti menjaga kualitas manusia Sulawesi Utara untuk jangka panjang. (EL)