Sulut

Resmi Terpilih: Tiga Pasang Paskibraka Sulut Ditetapkan Gubernur YSK, Siap Harumkan Nama Kampung Halaman Presiden

132
×

Resmi Terpilih: Tiga Pasang Paskibraka Sulut Ditetapkan Gubernur YSK, Siap Harumkan Nama Kampung Halaman Presiden

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Manado – Babak penentuan putra-putri terbaik Sulawesi Utara untuk mengibarkan kebanggaan di tingkat nasional telah rampung. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara secara resmi menetapkan tiga pasang calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan mewakili daerah ke kancah pusat. Penetapan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), usai memimpin proses Penilaian Akhir (Pantukhir) di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat (22/5/2026).

Dari puluhan peserta unggulan yang berkompetisi ketat, enam nama terbaik akhirnya terpilih membawa amanah besar ini. Berikut adalah daftar lengkap perwakilan Sulawesi Utara yang telah dinyatakan lolos dan siap berjuang di Jakarta:

Kategori Putera:

1. Gabriel Kamasi – Utusan Kota Kotamobagu
2. Mathew Manopo – Utusan Kabupaten Minahasa Utara
3. Keevly Gabriel Telepong – Utusan Kota Manado

Kategori Puteri:

1. Faith Maengkom – Utusan Kabupaten Minahasa
2. Audrew Ringkuangan – Utusan Kota Manado
3. Irina Putri – Utusan Kota Tomohon

Keenam nama ini dipilih melalui serangkaian seleksi panjang dan ketat. Sebelumnya, sebanyak 60 calon yang terdiri dari 30 putera dan 30 puteri terpilih dari seluruh kabupaten/kota telah mengikuti tahap penyaringan hingga tersisa 10 putera dan 10 puteri terbaik di tingkat provinsi. Dari kelompok elit inilah, Gubernur YSK kemudian menentukan tiga pasang paling unggul yang dinilai memiliki kualitas fisik, mental, karakter, dan kedisiplinan paling mumpuni.

Baca Juga:  Pierre Makisanti Tegaskan KUA PPAS 2026 Harus Lebih Pro-Masyarakat

Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa proses penentuan ini tidak dilakukan secara sembarangan. Ia menekankan bahwa wewenang penetapan akhir ini dijalankan dengan pertimbangan mendalam, karena para pemuda dan pemudi ini nantinya akan berdiri di hadapan negara sebagai wajah asli Sulawesi Utara.

“Penilaian ini krusial dan menjadi tanggung jawab saya selaku Gubernur. Dari 20 peserta terbaik yang masuk tahap akhir, kita pilih tiga pasang yang benar-benar paling siap. Tidak ada kompromi dalam penilaian ini, harus teliti dan cermat, sebab nama besar daerah yang kita pertaruhkan,” tegas YSK.

Lebih jauh, YSK menggarisbawahi syarat mutlak seorang Paskibraka sejati. Bukan hanya fisik yang prima, tetapi kepatuhan, kesiapan mental, dan ketangguhan karakter adalah kunci utama. Baginya, kemampuan teknis tidak ada artinya tanpa disiplin baja dan sikap yang terpuji.

Baca Juga:  Kerugian Rp45 Miliar: Mantan Kadis ESDM dan Manajer Asing Ditetapkan Tersangka Korupsi Tambang PT HWR

“Seorang Paskibraka harus siap mendengarkan dan melaksanakan perintah dengan tepat. Saya tidak akan memberangkatkan siapa pun secara asal-asalan. Seleksi mendalam ini kita lakukan untuk memastikan bahwa mereka yang lolos benar-benar memiliki bekal lengkap, baik fisik maupun mental,” ujarnya.

Di sela-sela suasana ketat seleksi, Gubernur yang akrab disapa YSK ini menyisipkan pesan inspiratif yang memecah ketegangan. Ia berbagi pengalaman pribadinya saat muda untuk membangkitkan semangat seluruh peserta, termasuk mereka yang belum beruntung terpilih.

“Saya dulu juga pernah ikut seleksi Paskibraka, tapi hanya sampai tingkat kecamatan dan tidak lolos ke provinsi. Jadi bagi adik-adik yang hari ini belum terpilih ke tingkat nasional, jangan berkecil hati. Kalian sudah hebat dan luar biasa, karena pencapaian kalian sudah jauh melampaui apa yang pernah saya raih di masa lalu,” ungkapnya yang disambut tawa dan tepuk tangan hangat dari para peserta.

Baca Juga:  Menjelang HUT ke-62 Sulut, Sekprov Tahlis Gallang Ziarah ke Makam Mantan Wagub Abdullah Mokoginta di Kotamobagu

Khusus bagi enam nama yang telah ditetapkan sebagai wakil resmi, tantangan dan tanggung jawab sesungguhnya kini baru dimulai. YSK memberikan pesan khusus yang sarat makna kebanggaan sejarah. Ia mengingatkan kembali identitas Sulawesi Utara sebagai kampung halaman Presiden Republik Indonesia, sebuah status yang menuntut kualitas dan keunggulan lebih.

“Kepada Gabriel, Mathew, Keevly, Faith, Audrew, dan Irina, tunjukkan kualitas terbaik kalian di Jakarta nanti. Ingat selalu, kalian membawa nama kampung halaman Bapak Presiden. Jangan pernah lengah, teruslah berlatih, asah kemampuan fisik dan mental, serta jaga nama baik daerah di mana pun kalian berada. Kami berharap kalian mampu mengharumkan nama Sulawesi Utara dan membawa pulang prestasi gemilang,” pungkas Gubernur Yulius Selvanus penuh harap.

Keenam perwakilan ini selanjutnya akan mengikuti pembinaan dan persiapan intensif sebelum berangkat ke tingkat pusat, untuk memastikan mereka tampil maksimal dalam upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia. (EL)