Sulut1news.com, Tahuna – Bagi PLN, arti “menerangi negeri” tidak berhenti pada aliran listrik yang masuk ke rumah-rumah warga. Di balik keandalan sistem kelistrikan yang menjaga roda ekonomi tetap berputar, terdapat komitmen kemanusiaan yang senantiasa menyala. Hal ini kembali dibuktikan oleh PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna yang menggelar aksi sosial bertajuk “PLN Berbagi Kasih”, menyalurkan bantuan paket sembako dan santunan tunai kepada Yayasan Anak Lohoraung serta Panti Asuhan Anak Sitti Maryam di Kota Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (22/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, didampingi jajaran manajemen serta para karyawan dan karyawati. Sebanyak 35 anak yatim piatu beserta para pengasuh menerima manfaat dari bantuan ini, yang dirancang tidak hanya untuk meringankan beban kebutuhan pokok, tetapi juga memberikan suntikan semangat dan motivasi bagi generasi penerus bangsa di wilayah kepulauan terdepan ini.
Aksi kepedulian ini merupakan wujud nyata penerapan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. PLN memandang keberadaannya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus mampu memberikan dampak berganda atau multiplier effect. Artinya, kehadiran PLN tidak hanya dinilai dari kualitas listrik yang disalurkan, tetapi juga dari seberapa besar kontribusinya dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa kegiatan di Tahuna ini adalah cerminan nyata dari nilai-nilai luhur perusahaan yang menjangkau hingga ke pelosok terluar Nusantara.
“Bagi kami di PLN, menerangi negeri bukan sekadar soal mengalirkan arus listrik. Lebih dari itu, tugas kami adalah menyalakan lentera harapan di hati sesama. Kegiatan Berbagi Kasih ini adalah bentuk empati mendalam sekaligus komitmen kami untuk terus hadir membawa kebahagiaan, baik dari sisi kesejahteraan material maupun spiritual bagi masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan seperti Sangihe ini,” tegas Usman Bangun.
Ia menambahkan, PLN UID Suluttenggo secara konsisten mendorong seluruh unit di bawah komandonya untuk peka dan responsif terhadap kebutuhan sosial di lingkungan sekitar. “Kami ingin memastikan setiap langkah PLN selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, mempererat ikatan harmonis, serta menghadirkan energi kebaikan yang inklusif hingga ke wilayah terluar,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, mengungkapkan bahwa momen interaksi langsung dengan anak-anak panti asuhan ini menjadi pengingat berharga bagi seluruh insan PLN. Baginya, rasa syukur harus selalu diikuti dengan aksi nyata berbagi.
“Kami memikul dua tanggung jawab besar yang berjalan beriringan. Di satu sisi, kami wajib menjaga keandalan pasokan listrik di Sangihe agar tetap optimal demi kenyamanan dan kemajuan daerah. Di sisi lain, melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan dukungan moral yang kuat kepada adik-adik kita. Kami ingin mereka tetap percaya diri, tangguh, dan memiliki optimisme tinggi dalam meraih cita-cita, karena mereka adalah masa depan daerah ini,” ujar Dimas di tengah suasana akrab kegiatan.
Selama acara berlangsung, suasana haru dan hangat terasa kental. Jajaran manajemen dan karyawan PLN berbaur, berbincang akrab, memberikan nasihat semangat belajar, hingga berdoa bersama demi keberkahan dan keselamatan, baik bagi anak-anak maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kelistrikan. Bantuan pun diserahkan secara simbolis kepada pengurus lembaga asuhan.
Perwakilan pengurus panti asuhan, Triske Mety Macpal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. Baginya, perhatian yang diberikan PLN bukan sekadar materi, melainkan obat jiwa bagi anak-anak asuhnya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga besar PLN UP3 Tahuna. Bantuan sembako dan santunan ini sangat berarti bagi operasional kami sehari-hari. Namun, yang jauh lebih bernilai dan menyentuh hati adalah kehadiran langsung Bapak dan Ibu dari PLN yang meluangkan waktu datang ke sini. Ini membuat anak-anak kami merasa sangat diperhatikan, disayangi, dan menyadari bahwa mereka tidak sendiri,” ungkap Triske dengan mata berkaca-kaca.
Melalui keberlanjutan program-program humanis seperti ini, PLN UP3 Tahuna di bawah payung PLN UID Suluttenggo kembali menegaskan visinya: tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. PLN berkomitmen terus membawa nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan semangat berbagi yang berkelanjutan, demi mewujudkan tatanan sosial di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang tidak hanya terang benderang listriknya, tetapi juga hangat dan penuh harapan persaudaraannya. (EL)
Narahubung:
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 0816239962






