Bitung

Jaga Asri Pesisir: Ditpolairud Polda Sulut Gandeng Warga Bersihkan Tumpukan Sampah Plastik di Pantai Batuputih

24
×

Jaga Asri Pesisir: Ditpolairud Polda Sulut Gandeng Warga Bersihkan Tumpukan Sampah Plastik di Pantai Batuputih

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Bitung – Keprihatinan menumpuknya sampah plastik yang mencemari keindahan dan ekosistem pesisir Pantai Batuputih akhirnya dijawab dengan tindakan nyata. Jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara turun langsung ke lokasi, bergandengan tangan dengan Pemerintah Kelurahan Batuputih Bawah dan warga setempat, menggelar aksi bersih-bersih pantai secara besar-besaran, Sabtu (23/5/2026). Kawasan yang dikenal sebagai destinasi wisata andalan Kota Bitung ini kembali diselamatkan dari ancaman limbah plastik yang menggunung.

Dalam kegiatan gotong royong yang penuh semangat kebersamaan tersebut, tim gabungan berhasil mengumpulkan ratusan ton sampah yang tersebar di sepanjang garis pantai. Berdasarkan pemantauan di lapangan, jenis sampah yang mendominasi adalah limbah plastik sekali pakai, seperti botol minuman, kantong belanja, hingga kemasan makanan. Sebagian besar sampah ini terbawa arus laut dari perairan luas, namun tak sedikit pula yang merupakan sisa buangan pengunjung yang kurang bertanggung jawab saat berwisata.

Baca Juga:  Fernando Rorimpandey Kawal Ketat Persiapan Natal dan Kunci Taong KKK 2026, Momentum Perkuat Iman dan Identitas Kawanua

Lurah Batuputih Bawah, Alfrest Huria, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan kepedulian tinggi yang ditunjukkan oleh Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., beserta seluruh personelnya. Menurutnya, kehadiran kepolisian tidak hanya berfungsi menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Kolaborasi yang terjalin antara kami, aparat, dan warga seperti ini sangat penting dan sangat dibutuhkan. Pantai Batuputih ini adalah wajah wilayah kami, sekaligus sumber penghidupan dan tempat wisata andalan. Menjaga kebersihannya sama artinya menjaga masa depan ekonomi dan kenyamanan masyarakat. Terima kasih kepada Ditpolairud yang selalu aktif mendukung upaya pelestarian ini,” ujar Huria saat berada di lokasi kegiatan.

Selain sibuk menyisir bibir pantai dari sampah, para peserta aksi juga sekaligus melakukan edukasi langsung. Di sela-sela kerja bakti, mereka mengajak setiap warga dan pengunjung untuk lebih peka dan peduli terhadap bahaya sampah plastik yang tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga membunuh ekosistem laut.

Baca Juga:  Dana DAU SG Belum Cair, Pemkot Bitung Luruskan Informasi dan Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu

“Pantai adalah milik kita semua, tanggung jawab kita bersama. Mari kita mulai dari diri sendiri, buang sampah pada tempatnya, dan kurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kita ingin Pantai Batuputih tetap asri, nyaman dikunjungi, dan menjadi kebanggaan bersama,” demikian imbauan yang disampaikan kepada masyarakat yang hadir maupun yang melintas di lokasi.

Terpisah, Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam kepada pemerintah kelurahan serta seluruh warga yang telah antusias berpartisipasi dan berkolaborasi. Ia menjelaskan, kegiatan bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan sosial biasa, melainkan bagian integral dari rangkaian pelatihan kesiapsiagaan dan penyelamatan (rescue) yang telah digelar selama tiga hari di wilayah Batuputih Bawah.

Lebih jauh, Bayuaji menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan laut dan pesisir sudah menjadi darah daging dan komitmen jajarannya. Bagi Ditpolairud, menjaga keamanan perairan tidak lengkap tanpa menjaga kebersihan dan kelestariannya.

Baca Juga:  Hengky Honandar: Capai 8 Ton/Ha, Bitung Tunjukkan Pertanian Bisa Produktif, Hemat, dan Berkelanjutan

“Kegiatan seperti ini bukan hanya kita lakukan hari ini, tapi sudah menjadi agenda rutin dan komitmen berkelanjutan jajaran Polairud Polda Sulut. Wilayah pesisir dan laut adalah ruang kerja kita, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaganya tetap bersih, aman, dan lestari. Harapan kami, langkah ini bisa memicu kesadaran lebih luas lagi di tengah masyarakat,” tegas Bayuaji Yudha Prajas.

Aksi gotong royong ini pun disambut positif dan diapresiasi oleh warga sekitar. Mereka menilai langkah ini sangat bermanfaat, tidak hanya membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga mengangkat kesadaran kolektif tentang betapa berbahayanya sampah plastik bagi kelangsungan hidup laut dan kelestarian kawasan wisata kebanggaan Sulawesi Utara ini. (Manueke)